Pengguna Ragu Pakai Ponsel Huawei Jika Tak Lagi Pakai Android

CNN Indonesia | Senin, 17/06/2019 15:26 WIB
Pengguna Ragu Pakai Ponsel Huawei Jika Tak Lagi Pakai Android Ilustrasi (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Huawei disebut-sebut akan meluncurkan sistem operasi (OS) Hongmeng besutan mereka sebagai buntut pemblokiran sistem operasi Android. Kendati demikian berdasarkan survei terbaru, banyak pengguna ponsel pintar yang meragukan atau skeptis dengan Hongmeng.

Survei yang diadakan oleh UCSI Poll Research Center menunjukkan 40 persen lebih responden ragu-ragu untuk beralih ke OS Hongmeng.

UCSI Poll Research Center melakukan survei kepada 701 orang di China, Indonesia, Thailand dan Malaysia. CEO UCSI Poll Reseach Center Noppadon Kannika mengatakan para responden kemungkinan tidak akan beralih ke Hongmeng yang disebut-sebut menggantikan Os Android,


"Sementara itu, 31,5 persen responden mengatakan mereka bersedia untuk beralih ke OS (Hongmeng)," kata Kannika, seperti dilansir News Straits Times

Sementara sisa responden masih bingung apakah ingin menggunakan Hongmeng atau tidak. Survei dilakukan dari tanggal 1 hingga 15 Juni untuk menentukan pendapat konsumen tentang OS Hongmeng yang belum diumumkan.

Sekitar 87,7 persen responden adalah orang Malaysia, 4,6 persen berasal dari Cina, sedangkan 7,7 persen adalah orang Indonesia, Thailand, dan negara lainnya.

Selain itu, 39,5 persen responden berasal dari generasi X, 26,7 persen adalah generasi Y, 20,3 persen adalah generasi Z dan 13,5 persen adalah baby boomer dan lainnya.

Sebelumnya dilansir dari Reuters, keputusan Huawei untuk memperkenalkan sistem operasi baru terkait dengan tensi perang dagang antara China dan Amerika Serikat.

Ponsel yang menggunakan sistem operasi Hongmeng dikabarkan bakal merambah pasar ke sembilan negara termasuk di benua Eropa seperti Peru, Kamboja, Kanada, Korea Selatan dan Selandia Baru.

Huawei diketahui akan mendaftarkan hak paten Hongmeng ke negara-negara tersebut setelah AS memasukkan China ke dalam daftar hitam ekspor perdagangan AS. (jnp/eks)