Kanada Gandeng Facebook cs Halau Konten Terorisme

CNN Indonesia | Kamis, 27/06/2019 12:48 WIB
Kanada Gandeng Facebook cs Halau Konten Terorisme Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Kanada menggandeng sejumlah raksasa teknologi dunia seperti Facebook, Twitter, Google, dan Microsoft untuk menghalau konten ekstremis di ranah daring.

Untuk merealisasikan hal itu, Badan Keamanan Publik menyiapkan dana sebesar 1 juta dolar kanada atau sekitar Rp10,8 miliar.

Pemerintah Kanada dan raksasa teknologi dunia akan menggalang program Tech Against Terrorism dengan membuat database digital.


Dilaporkan Reuters, database digital ini nantinya akan mengirimkan notifikasi bagi perusahaan kecil saat ada konten terorisme. Dengan cara itu diharapkan bisa membantu penyebaran konten ekstrimis dan terorisme.

Inisiatif kedua yang akan dilakukan oleh pemerintah Kanada dengan sejumlah raksasa teknologi dunia yakni mengadakan konferensi melawan kekerasan ekstremisme daring. Konferensi ini rencananya akan melibatkan anak-anak muda untuk menghalau dan menyaring peredaran konten ekstremis.

Perhatian mendalam Kanada terhadap peredaran konten terorisme dan ekstremis dilakukan setelah terikat dalam perjanjian Christchurch Call to Action.

Dalam perjanjian yang dibentuk usai tragedi penembakan Christchurch pada Maret lalu, sejumlah negara sepakat untuk menghapus konten terorisme dan ekstremisme di ranah daring.

[Gambas:Video CNN] (Reuters/evn)