Waktu Terbaik Mengamati Saturnus Malam Ini

age, CNN Indonesia | Selasa, 09/07/2019 10:14 WIB
Waktu Terbaik Mengamati Saturnus Malam Ini Ilustrasi. (NASA/JPL-CALTECH/SPACE SCIENCE INSTITUTE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Waktu terbaik untuk mengamati Saturnus dari Bumi adalah menjelang waktu oposisi puncak. Sebab, beberapa jam sebelum peristiwa posisi puncak terjadi, kemungkinan pengamat bisa menikmati Efek Seeliger pada planet ini.

Fenomena ini memungkinkan pengamat untuk melihat dengan jelas cincin Saturnus yang berbentuk piringan. Efek khusus ini membuat cincin Saturnus yang berbentuk piringan tampak bercahaya akibat pencahayaan matahari dari sudut yang tepat, seperti dikutip dari In The Sky.

Menurut peneliti Planetarium, Widya Sawitar puncak oposisi planet Saturnus bakal terjadi pada tengah malam.


"Oposisi kira-kira pukul 23:55 WIB," tuturnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (9/7).

Sudut ini membuat cincin yang terbuat dari es itu memantulkan cahaya lebih banyak sehingga bercahaya seperti lampu.

Meski Saturnus bisa diamati sepanjang malam, planet ini akan mulai bisa diamati di ufuk timur setelah matahari tenggelam atau sekitar pukul 18:30 WIB. Planet Saturnus akan berada di titik tertingginya pada 23:55 WIB dan tenggelam di ufuk barat pada 05:26 WIB.

Cincin Saturnus bisa dilihat secara optimal jika pengamatan dilakukan menggunakan teleskop. Planetarium Jakarta membuka waktu pengamatan gratis sepanjang minggu ini mulai pukul 18:30 WIB hingga pukul 20:00 WIB.

"Program hanya sampai dengan pukul 20.00 WIB. Jadi tidak sampai waktu oposisi," terang Widya lagi.

Oposisi Saturnus berikutnya akan terjadi pada 21 Juli 2020, 2 Agustus 2021, dan 14 Agustus 2022.

Planet Saturnus akan berada di posisi terbaik untuk pengamatan sepanjang Juli hingga September 2019. Disebut posisi terbaik karena Saturnus tengah berada satu garis dengan Bumi dan Matahari.
Mengenal Oposisi Saturnus yang akan Hari Ini (EBG)Orbit Saturnus-Bumi-dan Matahari tengah berada di satu garis lurus (Screenshot via NASA)

Posisi ini membuat Saturnus terlihat sangat terang dan besar di langit. Terlihat terang karena posisinya yang berlawanan dengan matahari, sehingga planet ini mendapat banyak pantulan matahari sehingga bisa terlihat terang dan jelas bagi pengamat di Bumi.

Kecerahan ini membuat pengamat bisa mengamati cincin es disekeliling planet tersebut dengan teleskop. Cincin Saturnus akan terlihat seperti lautan partikel es halus yang ada di cincin Saturnus akibat diterangi cahaya Matahari.

Planet ini juga terlihat besar karena planet itu tengah berada pada orbit terdekatnya dari Bumi. Mengutip Earth Sky, ketika posisi planet sejajar superior dengan Bumi dan Matahari, biasanya merupakan posisi terdekat planet-planet itu terhadap Bumi. Planet superior adalah planet yang orbitnya ada di luar orbit Bumi (planet lain kecuali Merkurius dan Venus).

[Gambas:Video CNN] (eks)


BACA JUGA