Tim yang dinamakan Gov-CSIRT (Government Cyber Security Insiden Response Team) ini akan ditangani oleh Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan BSSN. Konstituen dari Gov-CSIRT Indonesia meliputi seluruh pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Sekretaris utama BSSN Syahrul Mubarah mengatakan keberadaan tim respons insiden siber ini krusial karena Indonesia sedang membangun layanan e-government di seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Waktu Terbaik Mengamati Saturnus Malam Ini |
Syahrul menjelaskan koordinasi insiden, adalah koordinasi dengan konstituen untuk menentukan kemungkinan penyebab insiden. Kemudian Gov-CSIRT akan memberi rekomendasi penanggulangan berdasarkan panduan atau SOP kepada konstituen.
"Selain layanan tersebut, Gov-CSIRT juga disertai dengan aktivitas proaktif dalam dalam bentuk cyber security drill test, workshop atau bimbingan teknis, dan asistensi pembentukan CSIRT sektor pemerintah," jelasnya.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)