Kominfo Berwenang Tutup Konten Video Inspirasi Pencuri Emas

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 11/07/2019 21:13 WIB
Kominfo Berwenang Tutup Konten Video Inspirasi Pencuri Emas Ilustrasi. (CNN Indonesia/Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengingatkan pihaknya berwenang untuk menutup seluruh konten negatif di media sosial. Konten negatif termasuk video di Youtube yang menjadi inspirasi pencuri toko emas di Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Tenaga Ahli Menteri Kominfo Bidang Kebijakan Digital Kemkominfo Dedy Permadi mengatakan wewenang tersebut sesuai dengan amanat dalam Pasal 27, 28 dan 45 ayat 1 dan 3 UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Betul, ada. Semua konten yang melanggar UU ITE bisa di take down oleh Kemenkominfo," kata Dedy ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (11/7).


Dedy menambahkan Kemenkominfo berwenang untuk meminta penyedia platform media sosial untuk menurunkan konten-konten negatif. Begitu mendeteksi konten negatif, Kemenkominfo akan melakukan koordinasi dengan platform terkait.

Dihubungi terpisah, Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Riki Arif Gunawan menjelaskan YouTube sesungguhnya memiliki pedoman komunitas (Community Guideline/ CGL).

Senada dengan Dedy, Riki menjelaskan Kemenkominfo bisa meminta YouTube untuk menutup konten negatif yang mengacu dari CGL dan UU ITE.

"YouTube punya CGL sebagai acuan mereka menutup sebuah konten. Sehingga kita sebagai masyarakat bisa mengajukan keberatan terhadap semua konten yang tidak sesuai dengan CGL," kata Riki.

Sebelumnya, Kapolresta Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif mengatakan bahwa salah satu pelaku perampokan toko emas di Balaraja, Kabupaten Tangerang terinspirasi dari video di YouTube.

"Untuk memuluskan niatnya, MNFR (pelaku) mempelajari ihwal perampokan toko emas melalui video di kanal Youtube," ucap Sabilul. (jnp/age)