Ada Aduan, Kominfo Sebut YouTuber Kimi Hime Belum Langgar UU

CNN Indonesia | Selasa, 23/07/2019 18:35 WIB
Ada Aduan, Kominfo Sebut YouTuber Kimi Hime Belum Langgar UU Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan YouTuber Kimberly Khoe alias Kimi Hime belum melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Konten dalam saluran (channel) YouTube Kimi Himi dianggap belum melanggar unsur pornografi dalam UU No.19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kimi Hime merupakan pembuat konten YouTube di industri gim seperti halnya Pew Die Pie. Bedanya, Kimi membuat konten-konten gim dengan mengenakan pakaian minim. Sering kali ketika bermain dan mengomentari gim, ia memakai pakaian yang menyerupai bikini. 

"Nanti akan dibahas bersama terkait konten dia agar dikurangi supaya sesuai. Karena secara umum dia belum memenuhi unsur pornografi dalam regulasi UU ITE," kata  Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu saat ditemui di kompleks parlemen, Senin (22/7).


Fedinandus menjelaskan Kemenkominfo berencana untuk memanggil Kimi Hime terkait konten 'vulgar' di YouTube. Pemanggilan ini dilakukan setelah Kemenkominfo mendapat aduan dari Komisi I DPR RI.

Komisi I DPR RI mendapatkan laporan dari Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia (APPI) terkait konten Kimi Hime.

"Kami sudah kirim DM (Instagram) dan surel ke Kimi Hime. Tapi belum ada tanggapan, baru siang tadi (22/7) kami dapat nomor ponselnya tapi belum ada tanggapan lebih lanjut," kata pria yang kerap disapa Nando.

Nando menjelaskan APPI meminta agar Kemenkominfo memblokir konten-konten Kimi karena dianggap mendekati pornografi. Hal ini cukup meresahkan karena para subscriber (orang yang berlangganan) konten Kimi Hime di YouTube kebanyakan adalah anak-anak.

"Kami baru benar-benar tahu konten itu, dan itu diputar dalam rapat di Komisi I. Memang dia bermain (sejenis) PUBG, dan kalau di YouTube itu hasil permainannya ditayangkan dan dia sendiri sambil komentar dan pakai baju seksi," ujarnya.

Belum adanya pelanggaran konten pornografi berdasarkan UU ITE, membuat Kemenkominfo hanya bisa menghimbau agar Kimi Hime tidak lagi membuat konten dengan berbaju seksi.

"Jadi kami sebatas mengimbau untuk mengurangi konten itu, tidak akan jadi blokir," ucapnya.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)