Chandrayaan atau berarti kendaraan Bulan dalam bahasa Sansekerta berhasil lepas landas dari Satish Dhawan Space Center di Sriharikota, negara bagian Andhra Pradesh.
Misi ini membawa 13 muatan berisi orbiter, lander, dan rover dengan bobot total seberat 3,8 ton. Ketiga muatan ini dikembangkan sendiri oleh ISRO.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"15 menit terakhir pendaratan akan menjadi hal yang paling menakutkan bagi kita", ujar Kailasavadivoo Sivan, Ketua ISRO, pada bulan Juni.
Perdana Menteri India, Narendra Modi mengucapkan selamat dan mengapresiasi keberhasilan peluncuran Chandrayaan-2 melalui akun Twitter pribadinya.
[Gambas:Twitter]
"India ingin menunjukkan, terlebih sejak Perdana Menteri (Narendra) Modi mulai menjabat, bahwa India adalah negara yang maju, dan bahwa India harus diperlakukan sebagai kekuatan utama negara Indo-Pasifik", ujar Rajeswari Pillai Rajagopalan, Kepala Inisiatif Kebijakan Nuklir dan Luar Angkasa di Observer Research Foundation.
Misi ini menjadi penting bagi India yang hendak menjadi negara yang maju dalam bidang luar angkasa dan berencana untuk mengirim astronot mereka ke luar angkasa pada tahun 2022. Jika misi ini mendarat dengan mulus, maka India akan menjadi negara keempat setelah AS, China, dan Uni Soviet untuk misi ke Bulan.
[Gambas:Video CNN] (hrd/evn)