Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys menjelaskan teknologi yang ditunjukkan dalam uji coba adalah dengan memasang kamera 360 derajat di jalur logistik pengiriman barang PT. Sinarmas Agro Resources and Technology Tbk. Kamera ini terhubung dengan jaringan 5G dan menghubungkan tampilan kamera ke headset virtual reality secara real time (waktu sebenarnya).
Keseluruhan proses pengoperasian penyimpanan barang di pabrik ini telah dilakukan menggunakan robot. Dengan menggunakan headset VR, pengguna seolah berdiri di tempat kamera terpasang sehingga bisa langsung memantau area logistik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan demikian dapat meminimalisir kecelakaan kerja karena operator tidak perlu berada di lokasi tersebut," kata Merza.
CEO PT Smart, Tbk, Downstream Indonesia, Budiono Muljono mengatakan kehadiran teknologi 5G akan membuka banyak peluang meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
Lihat juga:Huawei Susul Operator Korsel Mulai Riset 6G |
"Saya yakin masih banyak lagi pengembangan-pengembangan baru yang akan muncul. Kami sangat senang dan menyambut baik teknologi 5G yang tentunya bagi kami akan menjadi elemen kunci dalam mencapai pengelolaan industri dengan otomasi dan dengan menggunakan pertukaran dan analisa data yang akurat," kata Budiono.
Secara umum, uji coba penerapan teknologi 5G ini menggunakan frekuensi khusus, yaitu 28 GHz. Saat uji coba 5G, kecepatan maksimal (peak throughput) mencapai 8,7 Gbps. (jnp/eks)