Analisis

iPhone 11 dan Stigma Apple Sebagai Trendsetter

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Senin, 16/09/2019 08:57 WIB
iPhone 11. (Foto: Justin Sullivan/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Apple baru saja meluncurkan trio iPhone 11, 11 Pro dan 11 Pro Max pada Rabu (11/9) dini hari di Teater Steve Jobs, Cupertino, California.

Desain dan fitur Trio Apple memikat para Apple fanboy. Akan tetapi, tak sedikit pula kritikan muncul pada ketiga penerus iPhone X tersebut. Kritikan menjurus pada desain zig-zag modul kamera iPhone yang disebut bisa menyebabkan tryphophobia.

Trypophobia adalah ketakutan intens dan tak bisa dijelaskan dengan kata-kata terhadap lubang kecil, pola lubang berkerumun (clustered holes) dan kelompok lingkaran dan bulatan-bulatan kecil dan teratur seperti yang ada di sarang madu, bunga lotus, atau gelembung busa sabun, karang laut, kacang polong, delima, kelompok mata serangga.


Pengamat gadget dari komunitas Gadtoride, Lucky Sebastian justru menganggap  desain zig-zag di modul kamera ini akan menjadi tren industri ponsel pintar. Kendati belum dirilis, Google Pixel 4 dikabarkan juga mengusung desain modul kamera zig-zag serupa iPhone 11.

"Desain modul kamera saya percaya itu berikutnya. Menurut saya akan jadi tren, banyak ponsel begitu. Google pixel juga akan sama dan saya pikir nanti arahnya memang akan ke kotak-kotak gitu lah. Ponsel akan banyak arahnya ke sana," ujar Lucky saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (13/9).

Lebih lanjut, Lucky mengakui kombinasi tiga kamera iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max memang sudah banyak diadopsi oleh vendor ponsel Android. Akan tetapi, bukan Apple jika tak menjadi trendsetter.

Analisis akan berlanjut ke halaman berikutnya... (jnp/evn)
1 dari 2