Kondisi Keuangan Buruk, Koran Milik Jeff Bezos Gulung Tikar

din, CNN Indonesia | Selasa, 17/09/2019 13:46 WIB
Kondisi Keuangan Buruk, Koran Milik Jeff Bezos Gulung Tikar CEO Amazon Jeff Bezos. (Foto: REUTERS/Mike Segar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Koran lokal gratis milik CEO Amazon Jeff Bezos, Express memutuskan untuk menarik diri dari industri media cetak setelah 16 tahun diterbitkan oleh The Washington Post.

Pihak The Washington Post mengatakan salah satu alasan surat kabar Express tutup karena kondisi keuangan yang mulai memburuk. Kendati demikian, Express akan tetap hadir dalam versi digital.

"Surat kabar Express telah menjadi bagian dari perjalanan pagi hari untuk warga Washington. Seiring dengan pertumbuhan teknologi saat ini, The Post bakal merilis konten Express secara digital demi terus melayani para pembaca setia kami," tulis Juru Bicara Express melalui keterangan resmi di laman The Washington Post.


"Dengan perubahan ini, The Post berencana untuk menawarkan kepada para pembaca Express percobaan selama 60 hari gratis untuk akses digital tanpa batas ke The Washington Post."

Koran Express didistribusikan secara gratis pada pagi hari melalui 75 pengecer koran yang berada di stasiun Metro. Pada 2007 distribusi surat kabar ini sempat meningkat hingga mencapai 190 ribu eksemplar per hari.

Namun, seiring perkembangan teknologi, perusahaan hanya mencetak sekitar 130 ribu kopi per hari sejak awal 2019.

Surat kabar besutan orang terkaya di dunia ini menawarkan ringkasan berita nasional maupun internasional serta berita olahraga. Saat edisi hari Kamis, Express membagikan berita hiburan dan biasanya dapat mencapai lebih dari 80 halaman.

Mantan karyawan mengatakan alasan sebenarnya Bezos dan tim mengentikan penerbitan surat kabar ini bukan hanya terkait perubahan layanan dari cetak ke digital. Mengutip Slipter News, karyawan yang dibayar rendah dan sebagian dikeluarkan paksa disebut menjadi alasan lain di baliknya.

Salah satu mantan karyawan Express melalui akun Twitter @PostGuild mengatakan mereka tidak mendapatkan jaminan perlindungan yang sama dengan karyawan The Washington Post.

(din/evn)