Nadiem menyampaikan hal tersebut ketika disinggung kesediannya sebagai menteri untuk Kabinet Kerja Jokowi Jilid II.
"Posisi [CEO] Gojek sudah mundur, tidak ada kewenangan sama sekali di Gojek," ujarnya kepada awak media di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita [obrolan bersama Presiden Joko Widodo] mengenai visi dan misi untuk mengembangkan Indonesia ke masa depan, terutama di bidang SDM [sumber daya manusia], reformasi, dan birokrasi," terangnya.
"Saya bersedia dan menerima. Saya sangat senang sekali hari ini menunjukkan kalau kita siap maju ke depan," ucapnya.
"Saya dipanggil Presiden," ucapnya singkat.
Wartawan bertanya apakah Nadiem diminta mengenakan kemeja putih. Dia menjawab menunggu arahan Presiden.
Sebelum Nadiem, ada Mahfud MD yang lebih dulu mendatangi Kompleks Istana Negara. Mahfud tokoh pertama yang mendatangi Istana Negara pagi ini. Setelah itu Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu terpantau memasuki Istana.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memastikan akan memperkenalkan lebih dulu menteri-menteri yang akan membantunya pada periode 2019-2024 pada Senin (21/10). (din/evn)