Ikuti Tren Global, Facebook Bikin Facebook Pay

CNN Indonesia | Rabu, 13/11/2019 13:45 WIB
Ikuti Tren Global, Facebook Bikin Facebook Pay Ilustrasi (AP Photo/Tony Avelar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Layanan media sosial terpopuler, Facebook hari ini (13/11) meluncurkan alat pembayaran Facebook Pay. Langkah Facebook ini mengikuti jejak Apple yang telah meluncurkan Apple Pay dan Google dengan Google Wallet.

Layanan pembayaran elektronik ini bakal membuat pengguna layanan Facebook bisa saling berkirim uang antar pengguna Instagram, WhatsApp, dan Facebook. Namun, alat pembayaran ini tidak seperti dompet elektronik yang menyimpan uang dalam platform mereka.

Facebook Pay hanya bisa digunakan ketika dihubungkan dengan rekening bank atau kartu kredit. Sehingga pembayaran akan langsung dikenakan pada tabungan atau kartu kredit pengguna. Oleh karena itu, Facebook Pay tidak mengenakan biaya apapun.

Meski bisa digunakan antar platform, namun pengguna mesti mengaktifkan Facebook Pay satu persatu. Sebab, mengaktifkan Facebook Pay di Instagram, tidak berarti layanan ini otomatis tersedia di WhatsApp.

Sebelumnya, Facebook telah memiliki layanan pembayaran yang disebut Payment di Messenger. Cara kerja alat bayar ini serupa dengan Facebook Pay. Tapi, Payment masih belum terhubung dengan sebagian besar penyedia kartu kredit, seperti dilaporkan Business Insider.


VP Marketplace & Commerce Facebook, Deborah Liu mengatakan Facebook Pay bisa digunakan untuk salin berkirim uang, berbelanja, atau digunakan untuk menyumbang penggalangan dana. 

"Facebook Pay adalah bagian dari upaya kami untuk terus menyediakan kenyamanan saat bertransaksi, mudah diakses, dan tentunya aman," kata dia dikutip dari keterangan rilis dari laman resmi Facebook.

[Gambas:Video CNN]


Lebih lanjut, Liu mengatakan nantinya Facebook Pay bakal terpisah dari layanan mata uang kripto, Libra. Pekan ini, alat pembayaran elektronik ini dijadwalkan akan diluncurkan resmi di AS untuk platform Facebook dan Messenger.

Saat awal peluncurannya, Liu menyebut Facebook Pay hanya bisa digunakan untuk keperluan penggalan dana, membeli gim, dan transfer antar individu. Facebook Pay juga bisa digunakan untuk membeli barang dari Facebook Marketplace.

Dilansir The Verge, fitur ini tersedia di dalam pengaturan Facebook dan Messenger. Untuk memproses pembayaran, Facebook bekerja sama dengan sejumlah bank, PayPal, dan Stripe.
Kendati demikian, Liu belum bisa memastikan kapan Facebook Pay akan diluncurkan secara global.

Sebelumnya, layanan pesan instan WhatsApp (16/11) dikabarkan tengah merampungkan alat pembayaran elektronik mereka yaitu WhatsApp Pay yang bakal menyambangi Indonesia.

Director of communication WhatsApp, Sravanthi Dev menolak memberikan bocoran informasi terkait kabar kemunculan fitur pembayaran WhatsApp Pay di Indonesia.

Untuk merealisasikan rencananya itu, WhatsApp disebut tengah menjalin pembicaraan dengan Gopay, Dana, dan Ovo. Disamping ketiga perusahaan pembayaran, WhatsApp dikabarkan juga tengah melakukan diskusi serupa dengan Bank Mandiri. (eks)