Perusahaan Ojol Siap Bantu Penyelidikan Bom Bunuh Diri Medan

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Rabu, 13/11/2019 14:10 WIB
Perusahaan Ojol Siap Bantu Penyelidikan Bom Bunuh Diri Medan Lokasi aksi bom bunuh diri di lingkungan kantin Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, hari ini Rabu (13/11) pukul 08.45 WIB. (Foto: ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria beratribut ojek online (ojol) melakukan aksi bom bunuh diri di lingkungan kantin Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, hari ini Rabu (13/11) pukul 08.45 WIB. Penyelidikan mendalam masih dilakukan oleh polisi.

Dua raksasa ride-hailing di Indonesia, Gojek dan Grab melakukan koordinasi dengan polisi perihal investigasi lebih lanjut tersebut.

President Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata juga tutur mendoakan agar korban luka-luka akibat aksi agar lekas sembuh.


"Sejak mengetahui informasi tersebut kami langsung berkoordinasi dengan pihak Kepolisian terkait untuk memberikan dukungan penuh dalam proses investigasi lebih lanjut," kata Ridzki dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (13/11).

Sementara VP Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan juga mengatakan Gojek siap membantu penyelidikan polisi. Kristy menjelaskan Gojek telah berkoordinasi dan segera menghubungi pihak berwajib.

"Kami siap untuk memberikan seluruh bantuan dan dukungan yang diperlukan untuk proses investigasi," katanya.

Kendati demikian Kristy menambahkan tidak bisa berkomentar mengenai atribut yang digunakan pelaku. Lebih lanjut ia mengatakan Gojek menentang segala tindakan anarkis dan mengutuk keras aksi bom bunuh di Mapolrestabes Medan.

"Gojek menentang keras segala tindakan anarkis dan akan memberikan dukungan penuh upaya pihak berwajib dalam menjaga keamanan masyarakat," ujarnya.

[Gambas:Video CNN] (jnp/mik)