Netizen Sindir PA 212 Protes Ahok Jadi Bos BUMN

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 18:12 WIB
Netizen Sindir PA 212 Protes Ahok Jadi Bos BUMN Ilustrasi aksi 212. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persaudaraan Alumni 212 yang juga dikenal PA 212 direncanakan bakal melakukan aksi demontrasi untuk menolak mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok menjadi direktur utama di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sontak, netizen di Twitter pun riuh.

Sebagian dari mereka bingung, hubungan antara PA 212 dengan diangkatnya Ahok menjadi direktur utama di perusahaan BUMN.

"Ahok mau masuk BUMN, PA 212 menolak. BUMN sama PA 212 apa hubungannya?," cuit @sanihul_




Akun @RifckyAL menganggap PA 212 'kebakaran jenggot' karena Ahok akan segera kembali menduduki kursi nomor satu.


"PA 212 itu sebagai apa mereka? Kok larang larang Ahok masuk BUMN? Pakai ancaman segala lagi. Situ merasa terusik, kebakaran jenggot atau gimana? Usil banget sih ya. Situ waras bung? #PA212Kelabakan," kata dia.





Kendati demikian, akun @HendiHeli6 berharap PA 212 dan Ahok bisa bergandengan tangan.

"Imaginer, maunya bergandengan BTP dengan PA 212 bukan lagi versus, biar eskalasi politik tidak naik," cuitnya.



Sebelumnya, Ketua PA 212 Slamet Maarif mengaku pihaknya tidak berencana menolak melalui aksi unjuk rasa. Dia justru mempersilakan karyawan BUMN yang menolak jika memang tak sepakat dengan rencana pemerintah menempatkan Ahok di BUMN.

"Kan kita bukan karyawan BUMN, biarkan saja nanti karyawannya yang menolak," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

PA 212 adalah kelompok yang terbentuk sebagai hasil aksi unjuk rasa pada 2 Desember 2016 silam. Saat itu beberapa ormas Islam yang dimotori GNPF MUI (sekarang GNPF Ulama) mengerahkan massa untuk memprotes pernyataan Ahok yang dinilai menghina ayat Alquran ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Gelombang unjuk rasa bermula dari pidato Ahok yang disampaikan kepada masyarakat Pulau Seribu di 27 September 2016. Ahok menyinggung Surat di dalam Alquran, Al-Maidah ayat 51 tentang pedoman memilih pemimpin.

Atas perbuatan itu, Ahok dibui karena menjadi terpidana kasus penodaan agama. Belakangan, nama Ahok kembali muncul karena dicalonkan menjadi salah satu bos di BUMN. Beberapa pihak menilai Ahok pantas menduduki jabatan itu, namun di sisi lain ada yang menilai tidak pantas eks narapidana memimpin perusahaan pelat merah.

(din/DAL)