GrabFood Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik

Grab, CNN Indonesia | Senin, 25/11/2019 15:06 WIB
GrabFood Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia kini telah menjadi negara penyumbang plastik terbesar kedua di dunia. Berdasarkan riset yang dilakukan Yayasan ROLE (Rivers, Oceans, Lands, and Ecology) mengungkap masyarakat Indonesia membuang sampah plastik sekitar 13 ribu ton per hari. Tentu kondisi tersebut meresahkan karena mengancam keberlangsungan lingkungan hidup.

Merespons hal itu, GrabFood menginisiasi program pengumpulan dan pengelolaan sampah untuk mengurangi penggunaan plastik.

Head of Marketing GrabFood and New Business Grab Indonesia Ichmeralda Altri Rachman mengatakan pihaknya menggandeng beberapa pihak, seperti komunitas Malu Dong, Get Plastic, hingga mitra merchant Burger King.


"Komitmen Grab tak hanya sebatas mendukung kemajuan transportasi dan pertumbuhan ekonomi digital. Sebagai perusahaan yang berupaya menyediakan layanan yang lebih aman dan merata demi masa depan yang lebih baik, Grab juga ingin menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan mendorong ekosistem untuk mengubah limbah plastik ke sesuatu yang lebih berguna," ujar Ichmeralda melalui keterangannya.

Program tersebut merupakan awal dari komitmen berkepanjangan GrabFood terhadap pelestarian lingkungan hidup. GrabFood turut melibatkan 150 mitra pengemudinya untuk mengumpulkan sampah-sampah.

Selain itu, GrabFood mengajak masyarakat agar lebih peduli atas sampah plastik yang mereka hasilkan sehari-hari. Sampah yang dikumpulkan masyarakat kemudian dibantu diolah menjadi energi (bahan bakar minyak) untuk kemudian digunakan kembali.


Ke depannya, Grab juga akan meletakkan drop box pengumpulan sampah plastik di beberapa titik di seluruh kota Bali. Drop box pertama akan diletakkan di Burger King Sunset Road, dan menyusul di beberapa titik lainnya. Sampah plastik yang dikumpulkan dari drop box selanjutnya akan diproses dan dipilah. Demi menjaga kebersihan, drop box juga dibersihkan setiap harinya.

"Program ini merupakan program yang menjadi komitmen jangka panjang. Bersama dengan Malu Dong dan Get Plastic, GrabFood membangun model pengumpulan serta pengelolaan sampah plastik yang terintegrasi dengan melibatkan peran aktif kedua organisasi lokal tersebut dalam menyemangati komunitas untuk bijak dalam mengelola sampah," ujar Ichmeralda. (fef)