Kisah Mitra Ojol yang Beralih Jadi Mitra GrabFood Sukses

Grab Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 29/11/2019 15:58 WIB
Kisah Mitra Ojol yang Beralih Jadi Mitra GrabFood Sukses Ilustrasi Grab Indonesia. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sudah lebih dari setahun Hermansyah (33) menjadi mitra pengemudi GrabBike. Saat bergabung di GrabBike pada awal 2018, mulanya ia tidak langsung aktif di jalan karena tidak percaya kalau akan memberi cukup pemasukan.

Kemudian Hermansyah mulai serius untuk menjalankan orderan setelah diberitahu sesama mitra pengemudi GrabBike yang ditemuinya saat di jalan untuk tekun saja menjalani pekerjaan ngojol-nya.

"Setelah saya jalani sebulan, pendapatan saya dibanding ketika saya bekerja di perusahaan sebelumnya bisa meningkat lebih dari 50 persen," ujar Hermansyah sembari tersenyum.


Namun Hermansyah mengaku melihat peluang untuk membuka usaha makanan di rumah saja dan bergabung dengan GrabFood. Dia dan sang istri memberanikan diri untuk berjualan burger serta kudapan lainnya.

"Istri awalnya takut saat akan bergabung dengan GrabFood, dia khawatir tidak dapat memenuhi pesanan dari pembeli," kata Hermansyah.

Namun, ia berusaha meyakinkan istrinya kalau ia akan membantu istrinya untuk mengenalkan cara menggunakan aplikasi.

"Saat pertama kali menerima pesanan burger dari pelanggan, istri ketakutan, akhirnya saya berhenti nge-bid dan kembali ke rumah untuk membantu," ujarnya.

Hermansyah mengatakan usaha burger buka sejak pukul 09.00 hingga pukul 22.00 dari Minggu sampai Jumat. Khusus Sabtu, usaha burger bisa sampai pukul 24.00.

"Kalau sedang ramai, satu pesanan bisa sampai puluhan burger ludes. Saya biasanya berhenti narik kalau orderan burger lagi ramai," pungkasnya.

Dia mengaku saat ini penghasilannya dari menjadi mitra GrabBike dan GrabFood memang meningkatkan penghasilannya secara signifikan.

"Usaha burger kami bisa cepat berkembang dengan bergabung ke GrabFood, seharinya bisa hingga 50 pesanan kami kerjakan dari GrabFood. Omset sebulan bisa jutaan dan meningkat terus setiap bulannya," ujarnya.

Hermansyah bersyukur karena usahanya beserta istri terus berkembang hingga hari ini, apalagi sekarang usaha burgernya telah menjadi 'resto pilihan'.

"Kalau sekarang saya sudah tahu jadwal rame orderan burger, jadi bisa bagi waktu. Saya kasihan karena istri bekerja sendiri di rumah."

Dia mengaku bergabung menjadi mitra Grab mengubah pandangannya. Dia melihat teknologi bisa membantu semua orang.

"Kalau mau makan sekarang tidak perlu repot, tinggal order. Kalau mau bekerja juga bisa bebas atur waktu untuk bekerja. Grab membuat hidup orang banyak menjadi lebih terbantu," pungkas Hermansyah. (fef)