Trio Iphone 11 Resmi Dijual, Calon Pembeli Antre Sejak Subuh

CNN Indonesia | Jumat, 06/12/2019 11:07 WIB
Trio Iphone 11 Resmi Dijual, Calon Pembeli Antre Sejak Subuh Penjualan perdana iPhone 11, 11 Pro dan 11 Pro Max disambut oleh antrean puluhan fanboy (sebutan untuk pengguna setia iPhone) di depan gerai iBox di salah satu mal di Jakarta Barat, Jumat (6/12). (CNN Indonesia/ Jonathan Patrick).
Jakarta, CNN Indonesia -- Penjualan perdana iPhone 11, 11 Pro dan 11 Pro Max serta Apple Watch 5 disambut oleh antrean puluhan fanboy (sebutan untuk pengguna setia iPhone) di depan gerai iBox di Mal Central Park, Jakarta Barat, Jumat (6/12).

Beberapa fanboy mengaku rela untuk mengantre sejak pukul 04.00 WIB demi mendapat ponsel generasi terbaru dari Apple tersebut.

Pantauan CNNIndonesia.com, animo calon pembeli cukup tinggi. Terlihat antrean cukup panjang hingga pukul 10.00 WIB. Animo serupa tak ditemukan pada peluncuran iPhone X pada tahun lalu.


Vincent, salah satu pengantre yang mendapatkan posisi antrean paling depan mengatakan sudah sampai di iBox sejak pukul 04.00 WIB. Padahal jam operasi Central Park baru dimulai pukul 10.00 WIB.


"Saya sudah tiba di sini dari pukul 04.00 WIB. Saya dari Pluit. Jam 03.30 berangkat dari Pluit," ujar Vincent saat ditemui di depan gerai iBox Central Park, Jakarta Barat, Jumat (6/12).

Vincent mengatakan akan membeli iPhone 11 Pro 64GB dengan warna Midnight Green. Ia mengatakan tiap tahunnya ia selalu membeli ponsel iPhone keluaran terbaru sejak iPhone 6 pada 2014.

"Sejak iPhone 6 saya beli iPhone terbaru. Yang lama selalu saya jual," kata Vincent.

Vincent mengatakan menyukai iPhone 11 Pro lantaran memiliki layar OLED 5,8 inci, 1.125 x 2.436 piksel, rasio 19,5:9. Lebih lanjut, iPhone 11 Pro dengan
tiga kamera 12 MP mode ultra wide sudut pandang 120 derajat, wide angle, dan telephoto dianggap bisa memenuhi hobi fotografinya.

[Gambas:Video CNN]
Oleh karena itu, harga iPhone 11 Pro yang dibanderol 18,5 juta tidak menjadi masalah.

"Harganya juga oke menurut saya. Cipset juga sudah Bionik 13. Kamera juga bagus," ujar Vincent.

Lebih lanjut, Vincent mengatakan dia lebih memilih untuk membeli secara resmi di Indonesia karena mengincar layanan purna jual. iPhone teranyar telah terlebih dahulu dijual di Singapura pada 20 September lalu.

Pengantre lainnya, Andrew juga menyukai spesifikasi iPhone terbaru. Berbeda dengan Vincent, Andrew mengatakan akan membeli iPhone 11 Pro Max 256GB yang dibanderol Rp23,7 juta.

Meskipun dianggap mahal, ia tetap membeli iPhone 11 Pro Max, lantaran sudah menjadi fanboy sejak 2013 lalu. Andrew menjelaskan dirinya telah memiliki loyalitas merek (brand royalty) kepada Apple sejak 2013.

"Dari sisi kameranya saya suka harganya mahal tapi keburu suka. Spesifikasinya bagus, kamera bagus. Jadi saya juga cocok," kata Andrew.

TKDN 30 Persen

Sebelumnya, perusahaan ritel ponsel Erajaya Group mengaku akan memulai penjualan perdana trio ponsel Apple teranyar itu pada Jumat (6/12) hari ini.

"Teletama Artha Mandiri (TAM), anak usaha Erajaya Group, akan segera menghadirkan iPhone terbaru dan tercanggih yaitu iPhone 11 Pro Max, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 pada tanggal 6 Desember 2019," kata Director of Marketing and Communications PT Erajaya Swasembada, Djatmiko Wardoyo kepada CNNIndonesia.com.

TAM akan menjual trio iPhone teranyar melalui jaringan riter Erajaya, yakni iBox, Erafone and Urban Republic. TAM juga akan mendistribusikan trio iPhone 11 lewat di jaringan ritel mitra Apple lainnya, yakni Story-i and mE Gallery di seluruh Indonesia.

Trio iPhone teranyar diketahui telah mengantongi sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).


Pengajuan sertifikasi atas nama PT Apple Indonesia diketahui telah dikeluarkan pada Senin (23/9) dengan nomor sertifikat 387/SJ-IND.8/TKDN/2019.

Mengutip situs resmi Kemenperin, ketiga model iPhone 11 diketahui mengantongi TKDN sebesar 30 persen.

Saat penjualan perdana di Singapura, situs resmi Apple mencatat iPhone 11 bisa ditebus seharga 1.149 dolar Singapura atau sekitar Rp11,7 juta (1 dolar Singapura = Rp10.182) untuk varian kapasitas memori 64 GB, 1.219 dolar Singapura (sekitar Rp12,4 juta) untuk versi 128 GB, dan 1.389 dolar Singapura (sekitarRp14,1juta) untuk model 256 GB.


Sementara itu, iPhone 11 Pro dijual mulai dari 1.649 dolar Singapura (sekitar Rp16,7 juta) untuk versi 64 GB, 1.889 dolar Singapura (sekitar Rp19,2 juta) untuk versi 256 GB, dan 2.199 dolar Singapura atau sekitar Rp22,3 juta untuk model 512 GB.

iPhone 11 Pro Max ditawarkan senilai 1.649 dolar Singapura atau sekitar Rp18,3 juta untuk varian terendah 64 GB, 1.889 dolar Singapura atau sekitar Rp20,7 juta untuk versi 256 GB, dan termahal 2.199 dolar Singapura atau sekitar Rp23,9 juta untuk model 512 GB.

(jnp/lav)