"Kami pikir, kami lebih cepat dalam perencanaannya," kata CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/12).
Dalam kesempatan yang sama, Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Vikram Sinha mengatakan pihaknya berhasil melakukan integrasi situs dengan cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, dalam pembangunan situs yang dilengkapi dengan serat fiber, Vikram mengatakan pihaknya bekerja sama dengan anak perusahaan seperti IM2 dan Lintas Artha serta partner Indosat.
"Kita harus berikan pengalaman yang baik bagi pengguna. Jadi menghubungkan situs dengan fiber sangat penting," ujar Vikram.
Di sisi lain, Chief Technology & Information Officer Indosat Ooredoo Dejan Kastelic menjelaskan fiberisasi merupakan masa depan yang krusial bagi operator.
[Gambas:Video CNN]
"Kami akan hubungkan setiap situs dengan fiber optik dalam lima hingga tujuh tahun ke depan,"kata Dejan.
Dejan mengatakan fiberisasi jaringan dilakukan dalam tiga cara. Membangun fiberisasi sendiri, menyewa, atau melakukan kerja sama dengan operator lain.
Hal ini dilakukan demi menekankan prinsip efisiensi. Oleh karena itu, Dejan mengatakan harus menyingkirkan kompetisi antar operator demi kebutuhan fiberisasi.
"Jadi kita punya konstruksi bersama sesama operator karena biaya fiberisasi yang tinggi.
Lihat juga:Qualcomm Luncurkan Dua Chipset Snapdragon 5G |