Indosat Sebut 4.200 Situs dan 10 Ribu BTS Rampung 15 Desember

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Jumat, 13/12/2019 03:56 WIB
Indosat mengaku akan menyelesaikan pembangunan 4.200 situs dan 18 ribu BTS 4G pada 15 Desember atau lebih cepat dari target perusahaan. Ilustrasi Indosat. (CNN Indonesia/Eka Santhika Parwitasari).
Solo, CNN Indonesia -- Indosat mengaku akan menyelesaikan pembangunan 4.200 situs dan 18 ribu BTS 4G pada 15 Desember. Rampungnya proyek Indosat ini disebut lebih cepat dari target perusahaan.

"Kami pikir, kami lebih cepat dalam perencanaannya," kata CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/12).

Dalam kesempatan yang sama, Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Vikram Sinha mengatakan pihaknya berhasil melakukan integrasi situs dengan cepat.


"Di awal tahun kita bicara 4.200 situs. Itu adalah campuran dari jaringan dan site capacity. Kita akan selesaikan semua pada 15 Desember. Jadi lebih cepat dari rencana," ujar Vikram.


Lebih lanjut, dalam pembangunan situs yang dilengkapi dengan serat fiber, Vikram mengatakan pihaknya bekerja sama dengan anak perusahaan seperti IM2 dan Lintas Artha serta partner Indosat.

Tahun depan, Vikram mengatakan Indosat akan fokus kepada pembangunan serat optik yang menghubungkan BTS dengan jaringan tulang punggung alias fiberisasi jaringan.

"Kita harus berikan pengalaman yang baik bagi pengguna. Jadi menghubungkan situs dengan fiber sangat penting," ujar Vikram.

Di sisi lain, Chief Technology & Information Officer Indosat Ooredoo Dejan Kastelic menjelaskan fiberisasi merupakan masa depan yang krusial bagi operator.
[Gambas:Video CNN]
"Kami akan hubungkan setiap situs dengan fiber optik dalam lima hingga tujuh tahun ke depan,"kata Dejan.

Dejan mengatakan fiberisasi jaringan dilakukan dalam tiga cara. Membangun fiberisasi sendiri, menyewa, atau melakukan kerja sama dengan operator lain.

Hal ini dilakukan demi menekankan prinsip efisiensi. Oleh karena itu, Dejan mengatakan harus menyingkirkan kompetisi antar operator demi kebutuhan fiberisasi.

"Jadi kita punya konstruksi bersama sesama operator karena biaya fiberisasi yang tinggi.
(lav)