Soal eSIM, Indosat Sebut Tak Mau Sekadar Bikin 'Gimmick'

CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 15:19 WIB
Indosat Ooredoo mengaku belum berencana menawarkan layanan eSIM kepada para pelanggan dalam waktu dekat. Ilustrasi Indosat. (CNN Indonesia/Eka Santhika Parwitasari).
Solo, CNN Indonesia -- Indosat Ooredoo mengaku belum berencana menawarkan layanan eSIM kepada para pelanggan dalam waktu dekat. Pernyataan itu disampaikan menanggapi pertanyaan terkait hadirnya eSIM yang baru diluncurkan operator telekomunikasi lain.

Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Vikram Sinha mengatakan Indosat Ooredoo tak mau meluncurkan eSIM hanya sekadar sebagai kemasan pemasaran atau gimmick marketing.

"Kami tidak mau meluncurkannya hanya sebagai marketing campaign. Di sisi pengguna, ketika mereka siap, kami juga siap," kata Vikram saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/12).


Vikram mengatakan akan menerapkan eSIM di saat ekosistem sudah siap. Ia tak menutup kemungkinan Indosat akan merambah layanan eSIM.


"Tidak ada tantangan eSIM di Indonesia. eSIM sangat mudah untuk diadopsi. Kami akan meluncurkan eSim di waktu yang tepat," ujar Vikram.

Sebelumnya, Smartfren sudah lebih dulu meluncurkan kartu SIM elektronik tersebut. Smartfren menargetkan pengguna eSIM pada perangkat Iphone mencapai 100 ribu hingga akhir 2020. Saat ini, eSIM Smartfren telah digunakan setidaknya 5.000 pengguna.

Layanan eSIM semakin didorong penerapannya seiringan dengan peluncuran iPhone 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max yang mengusung teknologi eSIM-NanoSim.

Seri iPhone 11 adalah iPhone kedua yang mendukung eSIM dan dual SIM. Sebelumnya, eSim juga diterapkan oleh iPhone X.
[Gambas:Video CNN] (jnp/lav)