Jadi Street Food Terbaik Dunia, Soto Pak Sadi Ada di GrabFood

Grab, CNN Indonesia | Jumat, 17/01/2020 19:09 WIB
Jadi Street Food Terbaik Dunia, Soto Pak Sadi Ada di GrabFood Ilustrasi soto ayam (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pernah menginjakkan kaki di tempat yang membuat serasa ada di dua zaman sekaligus? Jika sedang berada di Surabaya, Anda akan menikmati kerapian tata kota dengan taman dan kafe kontemporer yang beradu dengan hawa 'tempo doeloe' dengan museum kapal perang di tengah kota dan hotel bersejarah dengan ornamen peninggalannya yang terawat.

Kota metropolitan kedua terbesar setelah ibu kota ini menghadirkan seribu nuansa dalam waktu bersamaan. Termasuk menelusuri kisah panjang budayanya, mulai dari Jawa, China, Arab, sampai Belanda.

Pantas jika kota ini juga dijuluki 'kota segala rasa'. Karena kekayaan rasanya juga tertuang dalam keberagaman kuliner yang kebanyakan menu-menu perintis, seperti Soto Ambengan.


Salah satu pelopor Soto Ambengan khas Surabaya adalah Pak Sadi. Soto Pak Sadi ini sudah ada sejak era 60-an. Saat itu pertama kali jual soto, Pak Sadi masih menjajakan keliling dengan cara dipikul.

Pak Hasni Sadi merantau dari Lamongan ke Surabaya, memikul sotonya dan berjualan dari kampung ke kampung sampai di akhir tahun 1971, sebelum menetap jualan soto di pojokan Jalan Ambengan, Surabaya. Di sana, cerita suksesnya dimulai. Soto Ayam Ambengan Pak Sadi (Asli) namanya bergema hingga ke penjuru kota.

Percaya diri dengan kenikmatan sotonya, Pak Sadi berangkat lagi, kali ini membawa ambisi lebih besar, menaklukkan ibu kota. Cabang baru dia buka di Jalan Wolter Monginsidi di tahun 80-an.

Racikan Sendiri

Konon sampai sekarang Pak Sadi sendiri yang mengawasi setiap cabang miliknya untuk menjaga kualitas bahan dasar dan rasa soto sama seperti racikan sendiri. Sepertinya itu kunci usaha Pak Sadi bisa bertahan, pada konsistensi rasanya.

Menu andalannya adalah soto ayam biasa. Soto ayam biasa merupakan menu original Pak Sadi. Satu porsi berisi daging ayam kampung, telur rebus, seledri, dan taburan koya.

Tak cuma soto, warung Pak Sadi juga menyediakan tahu campur, rujak cingur, dan soto madura. Semuanya merupakan makanan khas Jawa Timur yang rasanya susah untuk dilupakan.

Dari yang tadinya cuma soto pikulan, Soto Ambengan Pak Sadi telah memenangkan penghargaan tertinggi sebagai Masters of the Year dari World Street Food Congress Food pada 2013 di Singapura. Mengalahkan nominasi pedagang jajanan kaki lima dari berbagai negara.

Sebagai pemegang rekor street food terbaik dunia, Soto Ayam Ambengan Pak Sadi (Asli) tidak menjadi tempat makan yang susah dicari. Justru sangat gampang, bahkan tersedia di GrabFood. Jika Anda tak sempat mampir warungnya, tinggal buka aplikasi GrabFood, pesan sebentar, dan sampai dalam sekejap. (fef)