Penyebab Siaga Banjir Jakarta Hari Ini dan Besok

jps, CNN Indonesia | Jumat, 24/01/2020 11:43 WIB
Penyebab Siaga Banjir Jakarta Hari Ini dan Besok Ilustrasi. BMKG memperingatkan siaga banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada hari ini dan besok. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan wilayah DKI Jakarta dalam status siaga banjir pada Hari Raya Imlek 2020, Sabtu (25/1). Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Prabowo mengatakan hal itu disebabkan oleh sirkulasi siklonik di sekitar Samudera Hindia dan atmosfer Indonesia yang labil.

"Kedua faktor tersebut menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat," ujar Mulyono dalam keterangan tertulis, Jumat (24/1).

Mulyono menjelaskan sirkulasi siklonik di sekitar Samudera Hindia, tepatnya di selatan Lampung diprakirakan akan terbentuk pada tanggal 24 hingga 26 Januari 2020. Kondisi alam itu akan menyebabkan terbentuknya pola konvergensi dan belokan angin di wilayah Indonesia bagian barat.

Sementara kondisi atmosfer Indonesia yang labil, dia berkata menyebabkan massa udara lembab dari lapisan bawah cukup mudah untuk terangkat ke atmosfer.


"Kedua faktor tersebut menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat," ujarnya.

Mulyono status siaga banjir di DKI Jakarta hanya terjadi pada tanggl 24-25 Januari 2020. Selain DKI, Mulyono menyampaikan kawasan lain yang dinyatakan status siaga banjir pada tanggal tersebut adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

[Gambas:Video CNN]

BMKG, kata Mulyono, juga memprakirakan curah hujan dengan intensitas lebat disertai kilat atau petir dalam sepekan ke depan (24-26 Januari 2020). Potensi ini akan terjadi di wilayah hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Terkait dengan kondisi itu, Mulyono mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, hingga  jalan licin.

"Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam," ujar Mulyono.

(eks/eks)