Pasar Ponsel Gim Berkembang, MediaTek Besut Chipset Gaming

CNN Indonesia | Kamis, 06/02/2020 04:25 WIB
Pasar Ponsel Gim Berkembang, MediaTek Besut Chipset Gaming Ilustrasi. MediaTek kembali meluncurkan chipset gim melihat perkembagan pasar ponsel gaming. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- MediaTek memperkenalkan chipset Helio G80 yang ditujukan untuk smartphone gaming kelas menengah. Chipset ini menyusul kehadiran Helio G70 yang sudah meluncur lebih dulu bulan lalu.

Kehadiran Helio G80 pun menjembatani antara G70 dengan G90 dan G90T yang merupakan chipset kelas atas MediaTek. Kedua chipset ini meluncur Juli tahun lalu. Redmi Note 8 Pro adalah ponsel yang sudah menggunakan chipset ini.

Dalam siaran persnya, MediaTek menyebut G70 juga ditujukan sebagai chipset gim. Chipset ini bakal digunakan pada Realme C3. Peluncuran dua chipset gim ini merespons dari perkembangan popularitas ponsel gim.


"Pasar game ponsel pintar sedang berkembang," kata Yenchi Lee, Assistant General Manager, Wireless Business Unit, MediaTek, seperti tertulis pada siaran pers, Selasa (4/2).

Melansir 9to5google, kinerja Helio G80 lebih dekat dengan Helio G70 daripada chipset seri premium G90. Secara keseluruhan, dari segi tampilan, modem, dan spesifikasi konektivitas G80 tak berbeda jauh dengan G70. 

Ketika dikomparasi, kinerja chipset ini setara dengan Qualcomm Snapdragon 710. Sehingga, diperkirakan chipset ini bakal muncul pada ponsel-ponsel gaming kelas menengah.

MediaTek G80 terdiri dari dua inti ARM Cortex-A75 yang memiliki clock 2GHz, plus enam inti Cortex-A55 dengan clock 1,8GHz.

Untuk kinerja grafis, Helio G80 mengandalkan GPU Mali-G52 GPU dengan clock 950MHz. Perbedaan hasil grafis yang ditampilkan cip grafis ini disebut hanya beda tipis dengan Helio G70. Untuk memori, chipset ini memberikan dukungan LPDDR4 RAM hingga 8GB.

MediaTek Helio G80 juga dapat mendukung tampilan hingga resolusi maksimum 2520x1080 piksel. Helio juga bisa menunjang kamera ganda. Untuk kamera ganda, chipset ini bisa digunakan untuk dua lensa 16-megapiksel atau satu lensa dengan resolusi 48-megapiksel. Chipset ini juga mampu memainkan video hingga resolusi 2K pada 30fps atau 1080p pada 60fps.

Melansir XDA, MediaTek masih belum mengumumkan smartphone apa yang akan menggunakan chip Helio G80. Kepastian ponsel yang akan menggunakan chip itu akan diketahui pada pengiriman smartphone gaming murah di India bulan ini.

[Gambas:Video CNN]
Berbeda dengan Helio G90 kelas atas, Helio G80 tidak mendukung teknologi UFS untuk chip penyimpanan. Selain itu, chipset ini juga tidak dilengkapi dengan pengatur kinerja dengan kecerdasan buatan. Pada G90, kecerdasan buatan ini ditambatkan pada APU chipset tersebut.

Meski tak memiliki APU, namun MediaTek menyebut ISP chip ini bisa melayani fitur seperti pengenalan objek. Fungsi ini diperlukan untuk menjalankan aplikasi seperti Google Lens, pendeteksian objek foto, peningkatan mode potrait saat mengambil foto, dan pengenalan wajah. (jps/eks)