Rentetan Samsung Soal Layar yang Dilaporkan Bermasalah

CNN Indonesia | Senin, 29/06/2020 15:08 WIB
Samsung meluncurkan produk terbaru di lini seri Galaxy M. Samsung merilis Galaxy M21 yang mengandalkan baterai berkapasitas 6.000 mAh dan kamera utama 48 MP. Ilustrasi. (Foto: Dok.Samsung)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics kembali diterpa isu layar bermasalah. Baru-baru ini, tidak hanya satu model mereka yang kena 'getah', namun ada beberapa model yang mengalami isu tersebut.

Perangkat-perangkat ponsel tersebut antara lain Galaxy Note 8, Galaxy Note 9, seri Galaxy S9, Galaxy S10 Lite, Galaxy Note 10 Lite, dan S20 Ultra.

Sejumlah pengguna mengeluhkan layar smartphone yang tampak kehijauan setelah pembaruan firmware terbaru.


Firmware bisa diartikan sebagai perangkat tegar atau perangkat terintegrasi. Atau secara lebih jelasnya, jenis perangkat lunak (software) ini mengacu pada bagian sistem yang melakukan berbagai macam proses rutin yang tersimpan dalam ROM (Read Only Memory).

Sebelumnya, ponsel lipat pertama Samsung yaitu Galaxy Fold pun mengalami masalah pada layarnya. Bedanya, fisik layar ponsel itu retak setelah digunakan selama beberapa hari.

Pada 18 April 2019, keluhan datang dari jurnalis Bloomberg, Mark Gurman melalui akun Twitter pribadinya @markgurman. Ia menuliskan masalah yang dihadapi ketika sedang mengulas ponsel layar lipat tersebut.

"Layar pada unit ulasan Galaxy Fold saya benar-benar rusak dan tidak dapat digunakan hanya dalam dua hari. Sulit untuk mengetahui apakah ini tersebar luas atau tidak," cuit Gurman.


Kala itu, tak butuh lama bagi Samsung untuk buka suara terkait keluhan tersebut. Perusahaan mengatakan telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap unit ponsel Galaxy Fold yang dipakai untuk keperluan ulasan produk.

"Sejumlah sampel Galaxy Fold kami sediakan untuk media sebagai ulasan, kami telah menerima beberapa laporan mengenai tampilan utama pada sampel yang disediakan. Kami akan secara menyeluruh memeriksa unit-unit ini guna menentukan penyebabnya," kata Samsung.

Beralih ke masalah layar kehijauan, secara umum masalah ini terjadi ketika layar memiliki kecerahan rendah. Sehingga, masalah itu diklaim tidak selalu mengurangi ketidaknyamanan pengguna.

Beberapa bulan lalu, juga ada laporan bahwa ponsel Samsung di China tidak menyala. Beberapa ponsel Samsung yang lain mengalami masalah restart konstan serta layar hitam. Ponsel cerdas rentan terhadap serangan dan bisa dalam bentuk apa pun.

Melalui laman resmi mereka, Samsung membagikan sejumlah tips jika ada pengguna yang mengalami masalah misalnya tiba-tiba layar perangkat menjadi hitam.

Pertama, periksa perangkat, charger, dan kabel USB. Pastikan ketiga komponen tersebut tidak mengalami kerusakan fisik.

Lalu periksa Liquid Damage Indicator (LDI) pada baterai dan kompartemennya. LDI mesti berwarna putih solid.

Kedua, keluarkan baterai jika ponsel masih mengadopsi baterai batangan atau dapat dilepas. Jika kita termasuk salah satu pengguna jenis ponsel tersebut, lepaskan baterai selama 60 detik dan kemudian masukkan kembali.

Jika ponsel baterai tanam, tekan dan tahan tombol Power (Daya) dan Volume selama 30 detik.

Ketiga, isi ulang baterai ponsel setidaknya satu jam. Indikator pengisian daya akan memerlukan waktu hingga 10 menit untuk muncul di layar telepon.

Dan yang terakhir, Anda mesti melakukan restart pada ponsel.

(din/mik)

[Gambas:Video CNN]