Fenomena Konjungsi Bulan Saturnus Terakhir Terlihat Malam Ini

CNN Indonesia | Selasa, 07/07/2020 16:52 WIB
This composite image shows the progression of the total lunar eclipse to a Blood Moon in Centreville, MD, September 27, 2015.     AFP PHOTO/JIM WATSON / AFP PHOTO / JIM WATSON Ilustrasi konjungsi bulan-saturnus. (AFP PHOTO / JIM WATSON)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) mengabarkan fenomena konjungsi Bulan-Saturnus akan terjadi pada tanggal 6 hingga 7 Juli 2020. Fenomena itu menampilkan posisi terdekat Bulan dengan Saturnus.

"6 sampai 7 Juli konjungsi Bulan-Saturnus," ujar Lapan lewat akun Instagram.

[Gambas:Instagram]


Lapan mengatakan waktu terbaik untuk dapat menikmati fenomena itu adalah ketika keduanya telah terbit di ufuk barat pada pukul 19.00 WIB. Kala itu, jarak pisah keduanya hanya 3,5 derajat.

"Dan posisi Saturnus berada di Barat Daya (kiri atas) Bulan," kata Lapan.

Observatorium Bosscha ITB mengabarkan fenomena konjungsi Bulan-Saturnus terjadi sejak 6 Juli 2020. Ketika terjadi konjungsi, Bulan-Saturnus hanya akan terpaut sekitar 2,5 derajat saja.

Di saat bersamaan, Bulan dan Jupiter juga akan berada di posisi terdekatnya. Keduanya hanya akan terpaut sekitar 2 derajat saja.

"Jadi, ketiganya akan terlihat hampir sepanjang malam. Malam terbaik untuk menemani waktu istirahat Anda, mengingat ketiganya merupakan objek langit kedua, keempat, dan kelima paling terang di langit, sehingga di perkotaan yang penuh polusi cahaya pun, ketiganya masih bisa teramati dengan mata telanjang," kutip Observatorium Bosscha.

Melansir laman resmi Planetarium Jakarta, konjungsi adalah kesearahan lokasi benda langit apabila diamati dari Bumi. Objek langit yang terlibat dalam konjungsi beraneka, seperti Matahari, Bulan, dan planet.

Sejumlah fenomena konjungsi antara Bulan dan planet yang cukup unik pernah terjadi, misalnya tanggal 7 April 1994. Saat itu, Bulan berdekatan dengan Merkurius, Mars, Saturnus, dan Jupiter.

Fenomena konjungsi bulan dan planet yang paling istimewa terjadi pada tanggal 5 Mei 2000. Planetarium Jakarta berkata lima planet dan Bulan berkumpul dekat Matahari. 

Sedangkan tanggal 6 hingga 7 November 2015 antara Mars, Jupiter, Venus, dan Bulan. Tanggal 5 sampai 6 November 2016 antara Venus, Mars, Saturnus, dan Bulan.

(jps/DAL)

[Gambas:Video CNN]