Yogyakarta Gempa, Warganet Riuh di Twitter

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Senin, 13/07/2020 08:05 WIB
Ilustrasi Twitter, Rabu, 27 November 2019. Layanan jejaring sosial berlogo burung biru ini dikabarkan akan menghapus akun yang sudah tak aktif selama lebih dari enam bulan mulai 11 Desember. CNN Indonesia/Bisma Septalisma Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Warganet di Twitter menggemakan gempa bumi berkekuatan 5,2 magnitudo di Yogyakarta yang terjadi pada Senin (13/7) dini hari. Tiga tagar bahkan masuk ke jajaran trending topic.

Ketiga tagar itu adalah #gempa, kata kunci 'Bantul', dan 'Jogja'. Hingga saat ini #gempa telah dicuitkan sebanyak 8,4 ribu kali, sementara 'Jogja' telah dicuitkan sebanyak 16,1 ribu kali.

Banyak warganet yang mengalunkan doa agar warga DIY Yogyakarta diberikan keselamatan dari gempa bumi ini.


Cuitan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang melaporkan gempa turut meramaikan tagar #gempa.

Seorang warganet @fahrullahjafar khawatir sebab beberapa gempa terakhir terjadi pada dini hari.

Warganet juga mengaitkan gempa bumi dengan meninggalnya penjual Gudeg legendaris di Yogyakarta, Mbah Lindu. Ia meninggal pada Minggu (12/7) sekitar pukul 17.52 WIB dan akan dimakamkan pada Senin (13/7).

(jnp/mik)

[Gambas:Video CNN]