Kawasan Arktika Norwegia Catat Rekor Temperatur Tertinggi

CNN Indonesia | Minggu, 26/07/2020 06:42 WIB
Kepuluan Svalbard, yang menjadi bagian Arktika, di Norwegia mencatat rekor suhu paling tinggi pada Sabtu (25/7) yang menjadi indikasi jelas pemanasan global. Beruang Kutub di salah satu tempat di Kepulauan Svalbard, Norwegia. (Arturo de Frias Marques via Wikimedia Commons)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepulauan di sekitar daerah kutub atau Arktika, Norwegia, mencatat rekor temperatur tertinggi dalam sejarah pada Sabtu (25/7).

Badan meteorologi negara itu mencatat kepulauan Svalbard di negara itu telah menjadi peringatan bahwa pemanasan global berjalan lebih cepat dari dugaan.

Pada hari kedua berturut-turut, kepulaun itu mencatat rekor temperatur yakni 21,7 derajat celsius pada sore hari. Sebelumnya rekor tertinggi di kawasan tersebut tercatat pada 1979 lalu, yakni 21,3 derajat celsius.


Grup pulau ini berada di antara daratan utama Norwegia dan Kutub Utara. Jaraknya dari Kutub Utara sekitar 1000 kilometer.

Para ahli sendiri telah menobatkan Juli ini sebagai bulan terpanas di Arktika. Kepulauan Svalbard sendiri normalnya terekam temperatur mencapai 5-8 derajat celsius sepanjang tahun. Namun sejak Januari 2020, kawasan itu menunjukkan peningkatan temperatur hingga lima derajat di atas normal.

Puncaknya 38 derajat celsius di Siberia pada pertengahan Juli ini.

Berdasarkan laporan iklim Svalbard, rata-rata temperatur di kepulauan ini antara 2070-2100 akan meningkat 7-10 derajat celsius, tergantung level dari emisi gas rumah kaca.

Perubahan itu sendiri terus terlihat dari 1971-2017, antara tiga dan lima derajat celsius telah terjadi penghangatan selama observasi

Svalbadr terkenal sebagai kawasan dengan populasi beruang kutub.

(AFP/kid)

[Gambas:Video CNN]