Netizen Kenang Wiji Thukul

CNN Indonesia | Rabu, 26/08/2020 21:00 WIB
Netizen mengenang Wiji Thukul pada hari lahir sastrawan itu yang jatuh hari ini. Ilustrasi. Wiji Thukul dikenang netizen di hari lahirnya hari ini. (CNN Indonesia/Fajrian)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pengguna media sosial mengenang Wiji Thukul para hari lahir sastrawan itu yang jatuh pada 26 Agustus. Wiji dinyatakan hilang sejak tahun 1998 dan hingga kini belum ditemukan.

Salah satu akun yang berkomentar tentang Wiji adalah @Lini_ZQ. Dia mengucapkan selamat ulang tahun seraya mengutip puisi yang dibuat oleh Wiji sebelum dinyatakan hilang.

Dia juga mengatakan Wiji tetap ada dan berlipat ganda meski hingga kini belum ditemukan.


"Apabila usul ditolak tanpa ditimbang. Suara dibungkam kritik dilarang. tanpa alasan. Dituduh subversif dan mengganggu keamanan. Maka hanya ada satu kata: lawan!. (Wiji Thukul, 1986) - Di manapun engkau berada, hidup/mati, selamat ulang tahun, Wiji Thukul. Kau ada & berlipat ganda!," kicau @Lini_ZQ.

Senada, akun @mbah_mijan juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Wiji. Dia menilai Wiji tidak mati dan idenya terus bergrilya.

Dia juga menutip sepenggal puisi yang dibuat oleh Wiji.

"Wiji Thukul Tidak Hilang, Wiji Thukul Tidak Mati Tapi Berlipat Ganda, Idenya bergerilya. "Apa Guna Banyak Baca Buku, Kalau Mulut Kau Bungkam Melulu". Selamat Ulang Tahun  Wiji Thukul, Suara Keramat Kaum Jelata.," kicau @mbah_mijan.

Sementara itu, akun @elpueblo1998 juga menyampaikan selamat ulang tahun kepada Wiji. Dia menyebut Wiji adalah sosok penyuara kebenaran.

""Suaramu tak bisa berhenti bergema. Di semesta raya suaraku membara" - Wiji Thukul. Selamat ulang tahun kepadamu, penyuara kebenaran! Hanya ada satu kata: Lawan!," kicau @elpueblo1998.

"Nasihat Wiji Thukul yang sering kita ulangi, tetapi jarang diterapkan, "Apa guna banyak baca buku, kalau mulut kau bungkam melulu."," kicau @elpueblo1998.

Dalam berita sebelumnya, Wiji lahir pada 26 Agustus 1963 di Kampung Sorogenen, Solo. Dia tumbuh dewasa dan sempat bekerja sebagai buruh di samping menulis dan mendeklamasikan puisi-puisinya.

Wiji adalah satu dari 13 orang hilang pada 1997-1998 menjelang tumbangnya rezim Orde Baru. Kiprah Wiji Thukul ,yang tak diketahui rimbanya hingga kini sejak dikabarkan diculik Tim Mawar, difilmkan dengan judul 'Istirahatlah Kata-kata'.

(jps/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK