Spesifikasi Pesawat Anti Kapal Selam China yang Usik Taiwan

CNN Indonesia | Kamis, 17/09/2020 17:29 WIB
Dua pesawat tempur anti kapal selam milik China kembali mendekati wilayah Taiwan pada Rabu (16/9). Ilustrasi pesawat anti kapal selam China. (AFP PHOTO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua pesawat tempur anti kapal selam milik China kembali mendekati wilayah Taiwan pada Rabu (16/9). Dua kapal ini diidentifikasi sebagai pesawat anti-kapal selam Shaanxi Y-8X.

Y-8X atau Y-8 MPA adalah pesawat patroli maritim (MPA) bermesin empat turboprop yang beroperasi dengan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN).

Pesawat adalah pesawat patroli maritim dan anti-kapal selam (ASW) berbasis darat, yang merupakan varian dari  pesawat angkut turboprop Y-8.


Pesawat ini dikembangkan dan dibangun oleh Shaanxi Aircraft Industry Corporation, anak perusahaan AVIC 1. Ini adalah pesawat patroli maritim jarak jauh pertama dari PLAN.

Program pengembangan Y-8X dimulai pada tahun 1983 ketika Shaanxi Aircraft Company (sekarang Shaanxi Aircraft Industry Corporation) mengusulkan pengembangan pesawat tujuan khusus berdasarkan pesawat angkut turboprop Y-8.

Y-8 adalah salinan berlisensi China dari pesawat Soviet / Rusia An-12 Cub. Y-8X adalah varian misi khusus pertama yang diturunkan dari pesawat angkut militer Y-8.

Proyek pengembangan ditugaskan ke Shaanxi pada Oktober 1983 dan proposal desain disetujui oleh PLAN pada November 1984.

Pengembangan pesawat tersebut diakhiri dengan penyelesaian uji terbang dalam waktu kurang dari setahun. Y-8 MPA pertama dikirim ke PLAN pada akhir 1984. Pesawat menerima sertifikasi desain nasional pada 1985.

MPA Y-8 didasarkan pada badan pesawat pesawat angkut Y-8. Pesawat dilengkapi dengan peralatan deteksi anti-kapal selam inframerah dan penerima sonar. Ada kamera optik ketinggian rendah dan sedang hingga tinggi, dan kamera inframerah dipasang untuk citra udara.

Pintu kargo belakang telah dilepas untuk mengakomodasi jendela peralatan misi. Kursi tambahan telah disediakan untuk operator radar. Pesawat dilengkapi dengan radar navigasi Doppler, kompas radio, altimeter radio, penerima penanda suar dan identifikasi teman atau musuh (IFF).

Tak hanya itu, pesawat juga dibekali dengan pencari permukaan APSO-504 (V) 3. Pesawat juga dilengkapi sistem navigasi inersia (INS) dan sistem navigasi global Omega.

Pesawat ini dilengkapi dengan rangkaian penanggulangan elektronik pertahanan diri (ECM), yang terdiri dari penerima peringatan radar semua aspek (RWR) dan dispenser sekam atau suar.

Pesawat dapat menembakkan sekam atau suar untuk menipu rudal anti-pesawat yang masuk.

Y-8 MPA dapat melakukan operasi siang atau malam selama semua kondisi cuaca. Pesawat bisa terbang dengan kecepatan maksimum 662km / jam.

Pesawat mampu menempuh misi sejauh 5.620 km dan mampu terbang dengan ketinggian maksimal 10,4 km.

Daya tahan penerbangan adalah 10,5 jam. Pesawat bisa mendaki dengan kecepatan 10 m per detik. Berat lepas landas maksimum adalah 61 ribu kg.

Dilansir dari Millitary Factory, Y-8X dapat melakukan patroli maritim, pengawasan, perang anti-kapal selam, serta misi pencarian dan penyelamatan (SAR). Pesawat tersebut melakukan patroli di kawasan Laut China Timur.

Dilansir dari Naval Technology, PLAN juga mengerahkan pesawat dalam berbagai misi pengintaian untuk mengumpulkan foto udara dari pulau-pulau di dekat Laut Cina Selatan. Pesawat juga dapat dilengkapi untuk misi elektronik dan sinyal intelijen.

(jnp/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK