Rumah Sakit di Jerman Diretas, Satu Pasien Meninggal

CNN Indonesia | Senin, 21/09/2020 00:20 WIB
Sistem Teknologi Informasi Rumah Sakit Universitas Duesseldorf Jerman diretas mengakibatkan satu pasien meninggal. Foto ilustrasi hacker. (Istockphoto/ Xijian)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Jerman tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan serangan peretasan ransomware yang terjadi di Rumah Sakit Universitas Duesseldorf, Jerman, Kamis (17/9). Hal itu dilakukan setelah seorang pasien perempuan meninggal dunia saat serangan itu terjadi.

Serangan itu diketahui mengganggu sistem IT di RS Universitas Duesseldorf, melumpuhkan akses data, serta memaksanya klinik untuk menunda semua operasi yang dijadwalkan dan mengarahkan pasien darurat ke tempat lain.

Melansir Gizmodo, pasien perempuan itu meninggal dunia saat sedang dilarikan ke rumah sakit lain yang berjarak sekitar 20 mil atau 32 kilometer. Saat berada di RS Universitas Duesseldorf, perempuan itu dalam kondisi darurat.


Pihak Universitas Duesseldorf menyampaikan tidak ada permintaan tebusan yang konkret dan tidak ada data telah dicuri. Namun, sebuah sebuah catatan pemerasan tertinggal di salah satu dari 30 server yang lumpuh di Universitas Heinrich Heine yang memiliki afiliasi dengan RS Universitas Duesseldorf.

Otoritas Jerman menyebut catatan tersebut memberitahu universitas untuk menghubungi, tetapi tidak mencantumkan permintaan apa pun.

Melansir Ars Technica, polisi Duesseldorf telah berkomunikasi dengan para peretas dan memberitahu mereka bahwa serangan itu telah mengenai rumah sakit yang merawat pasien darurat, bukan universitas.

Laporan kementerian kehakiman Jerman mengatakan bahwa para penyerang tidak lagi dapat dihubungi.

Otoritas keamanan siber Jerman diketahui telah memperingatkan bahwa penyerang secara aktif mengeksploitasi CVE-2019-19781, kerentanan kritis dalam pengontrol pengiriman aplikasi Citrix.

Citrix belum merespon email yang menanyakan apakah kerentanan tersebut merupakan pintu masuk awal peretasan ke RS Universitas Duesseldorf.

(tim/bac)

[Gambas:Video CNN]