Microsoft Beli Bethesda, Game XBox Akan Saingi PS5

CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 17:24 WIB
Game produksi Bethesda termasuk The Elder Scrolls, Fallout, Wolfenstein, Quake, Starfield, dan DOOM akan menjadi milik Microsoft. Ilustrasi XBox. (Screenshot via web microsoft.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Microsoft mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi ZeniMax Media, perusahaan induk dari penerbit video game populer Bethesda Softworks seharga US$7,5 miliar atau Rp110,9 triliun (kurs Rp14.796).

Setelah kesepakatan diselesaikan, game Bethesda termasuk The Elder Scrolls, Fallout,Wolfenstein, Quake,Starfield, dan DOOM akan menjadi milik Microsoft dan jugaXBox. 

Xbox mengatakan semua video games miliki Bethesda akan ditambahkan ke paket langganan Game Pass untuk gadget dan PC, layanan cloud gaming berbasis langganan yang telah mencapai 15 juta pelanggan. Transaksi ini diklaim membuat game Xbox Series X mampu menyaingi PlayStation 5.


Xbox Series X dan PlayStation 5 resmi meluncur pada November 2020. Xbox Game Pass sejauh ini sudah memiliki akses ke lebih dari 200 games.

Melansir Npr, Microsoft menyampaikan kesepakatan dengan Bethesda akan selesai pada paruh kedua tahun fiskal 2021.

"Dengan penambahan Bethesda, Microsoft akan berkembang dari 15 menjadi 23 tim studio kreatif dan akan menambahkan franchise ikon Bethesda ke Xbox Game Pass," tulis Microsoft dalam keterangan resmi.

Kesepakatan itu diketahui tiga kali lipat besar dari yang dibayarkan Microsoft untuk Mojang, perusahaan di belakang Minecraf pada tahun 2014 sebesar US$2,5 miliar atau Rp36 triliun.

Akuisisi itu juga akan menjadi akuisisi video game termahal yang pernah dilakukan Microsoft.

Dalam laman resmi, Microsoft menilai Bethesda menghadirkan portofolio game, teknologi, kreativitas, serta rekam jejak yang mengesankan, salah satunya lewat gim blockbuster.

"Game adalah kategori paling luas dalam industri hiburan, karena orang di mana pun beralih ke game untuk terhubung, bersosialisasi, dan bermain dengan teman-teman mereka," kata , CEO Microsoft Satya Nadella.

Akuisisi Bethesda meliputi kantor penerbitan dan studio pengembangan yang tersebar secara global dengan lebih dari 2.300 karyawan.

Perusahaan induk Bethesda, ZeniMax Media didirikan pada 1999 oleh A. Altman. Meski diakuisisi, struktur dan kepemimpinan Bethesda akan tetap ada.

(jps/DAL)

[Gambas:Video CNN]