Konsisten Terapkan Protokol Kebersihan, GoFood Diapresiasi

Gojek, CNN Indonesia | Rabu, 07/10/2020 21:49 WIB
Konsisten terapkan protokol kesehatan, GoFood mendapat apresiasi dari berbagai pihak. GoFood konsisten menerapkan protokol J3K 'Jaga Kebersihan, Kesehatan, dan Keamanan' untuk memastikan keamanan dan kebersihan makanan. (Dok.Gojek)
Jakarta, CNN Indonesia --

GoFood konsisten menerapkan protokol J3K 'Jaga Kebersihan, Kesehatan, dan Keamanan' untuk memastikan keamanan dan kebersihan makanan secara komprehensif sampai ke tangan konsumen.

Pemberlakuan protokol J3K di ekosistem GoFood ini mendapat dukungan BPOM, apresiasi dari lembaga riset kebijakan publik, serta penghargaan kelas dunia untuk peran aktif dan konsistensi dalam mendorong penerapan protokol keamanan makanan selama pandemi.

VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek Rosel Lavina mengatakan pihaknya mendorong penerapan protokol J3K melalui edukasi rutin terutama kepada mitra usaha. Selain itu, mendistribusikan aset digital keamanan makanan seperti kartu penanda suhu tubuh, selotip, pengaturan jarak antrian; hingga ke pengembangan inovasi di aplikasi Gojek. 


"Upaya ini konsisten kami gencarkan dan kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan para mitra dan bagian ekosistem Gojek, termasuk mitra usaha GoFood, pembuat kebijakan, dan pelanggan, untuk bersama saling menjaga dan merawat dengan mendorong penerapan protokol kebersihan makanan," ujar Rosel.

Sementara itu, Ketua Riset Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Amanta menilai inisiatif GoFood adalah hal positif lantaran sejak awal responsif dan aktif memberikan dorongan untuk penerapan protokol kebersihan terhadap mitra usahanya.

"Selanjutnya, agar pengawasan penerapan protokol kebersihan semakin optimal, salah satu rekomendasi kami adalah agar pemerintah menyederhanakan proses verifikasi hingga sertifikasi untuk usaha dan terus melibatkan pihak swasta dalam proses perencanaan kebijakan sampai implementasi. Mengedukasi konsumen secara rutin juga perlu terus dilakukan," ujar Felippa.

Perketat pengawasan peredaran pangan secara daring

Di sisi lain, Kepala Sub Direktorat Inspeksi Pangan Steril Komersial BPOM Chairun Nissa mengatakan pihaknya memperketat pengawasan peredaran pangan terhadap implementasi protokol kebersihan makanan. Terlebih, kondisi pandemi menambah tantangan pengawasan.

Ini sejalan dengan meningkatnya peredaran pangan secara daring lewat Peraturan Badan POM No. 8 tahun 2020 tentang "Pengawasan Obat dan Makanan yang Diedarkan Secara Daring".

"Oleh karena itu, kami menghimbau agar seluruh pelaku yang terlibat dalam proses pengolahan makanan, dari awal sampai tiba di tangan konsumen untuk terlibat dalam menjaga kebersihannya dan keamanannya," ujar Nissa.

BPOM sendiri sudah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan kementerian terkait, asosiasi dan kelembagaan, penyedia layanan dan aplikasi online seperti GoFood, serta konsumen.

"Untuk konsumen, kami membekali mereka dengan edukasi agar semakin bijak berbelanja makanan online dengan tips praktis, mulai dari pemesanan, transaksi, hingga pengolahan di rumah," ujarnya.

Selebihnya, upaya GoFood dalam mendorong protokol keamanan dan kebersihan selama pandemi ini mengantarkan peringkat nomor 1 (satu) sedunia sebagai aplikasi paling ramah pengguna (User Experience) dan terbaik ke-2 dalam pengalaman pelanggan (Customer Experience) dalam riset global independen berjudul "Delivery Apps in Time of COVID-19: Global Benchmark" .

"GoFood mengungguli 46 aplikasi pengantaran belanja harian dan pesan-antar makanan di 17 negara di Eropa, Amerika, Afrika, Asia, dan Australia. Hasil penilaian menekankan bahwa GoFood dinilai sangat bermanfaat selama pandemi COVID-19 karena diperlengkapi dengan 1) akses komunikasi dan protokol kesehatan yang jelas, baik untuk mitra driver maupun mitra usaha GoFood, 2) ketersediaan informasi dan rekomendasi kesehatan bagi pelanggan terkait COVID-19, 3) visibilitas dukungan terhadap peraturan pemerintah, dan 4) kanal komunikasi yang efektif." lanjut Rosel.

(stu)

[Gambas:Video CNN]