Roket Bos Amazon Jeff Bezos Uji Coba Kirim Pelancong ke Bulan

CNN Indonesia | Kamis, 15/10/2020 15:10 WIB
Roket yang dibangun oleh perusahaan antariksa milik pendiri Amazon, Jeff Bezos sukses meluncurkan uji coba ke ruang angkasa. Ilustrasi bos Amazon Jeff Bezos. (MANDEL NGAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Roket yang dibangun oleh perusahaan antariksa milik pendiri Amazon, Jeff Bezos meluncurkan uji coba roket untuk misi komersialisasi ruang angkasa pada Selasa (14/10). Roket tersebut dinamakan New Shepard.

Roket yang dibangun oleh Blue Origin ini dirancang untuk mendorong pengembangan misi antariksa di Amerika Serikat. Rocket mampu mendarat secara vertikal di tanah setelah kembali dari luar angkasa.

Pengujian ini menandakan pengujian pertama di tahun 2020 sekaligus menandakan pengujian ke-13. Pengujian roket ini belum menyertakan manusia.


Blue Origin memiliki misi untuk mengirimkan pelancong dalam perjalanan singkat ke luar angkasa. CEO Blue Origin, Bob Smith mengatakan perusahaan sebentar lagi sudah siap menerbangkan manusia ke luar angkasa.

New Shepard terdiri dari dua bagian, bagian pertama adalah kapsul berbentuk kubah kecil dengan jendela persegi panjang. Bagian kedua adalah pendorong roket setinggi 60 kaki atau 18 meter yang bisa melesatkan kapsul dengan kecepatan hingga tiga kali kecepatan suara saat meluncur ke luar angkasa.

Kapsul ini dirancang untuk terlepas dari roket di dekat bagian atas jalur penerbangannya. Setelah terlepas, kapsul akan mendaki setinggi lebih dari 60 mil atau 96,5 kilometer dan menghabiskan beberapa menit dalam keadaan tanpa bobot (mikro gravitasi) sebelum terjun payung kembali ke Bumi.

Komersialisasi dorong misi ke bulan

Dilansir dari BBC, New Shepard yang dirancang untuk mendorong misi bulan NASA pada 2024. New Shepard melakukan beberapa eksperimen untuk NASA selama peluncuran uji coba hari Selasa, termasuk sensor yang dipasang ke bagian luar pendorong roket.

Sensor ini dirancang untuk mempelajari bagaimana pesawat ruang angkasa masa depan dapat melakukan pendaratan yang lebih tepat di permukaan bulan.

Dilansir dari CNN, pada 2018 Bezos mengatakan roket New Shepard dirancang dari awal untuk membantu Blue Origin mengembangkan teknologi eksplorasi antariksa ke bulan.

SpaceX dan Blue Origin di antara perusahaan yang dipilih untuk membangun pendarat bulan NASA. Blue Origin juga merancang roket yang jauh lebih besar, bernama New Glenn yang diharapkan perusahaan dapat mengirimkan kargo dan satelit ke orbit. 

(jnp/DAL)

[Gambas:Video CNN]