Dikira Sudah Punah, Harimau Hitam Langka Terlihat di India

CNN Indonesia | Selasa, 10/11/2020 05:42 WIB
Harimau hitam melanistik yang ditemukan di India ini berada di ambang kepunahan karena jumlah populasinya menurun drastis. Ilustrasi harimau hitam. (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Harimau hitam yang sangat langkah tertangkap kamera di Odisha, India. Seorang fotografer amatir bernama Soumen Bajpayee berhasil menangkap Harimau melanistik itu pada tahun Februari 2019 di Suaka Nandakanan. 

Foto yang diambil tahun lalu itu baru viral belakangan ini. Harimau melanistik adalah gen langka yang didominasi dengan garis berwarna hitam. berbeda dengan Harimau Benggala.

Harimau melanistik ini berada di ambang kepunahan karena jumlah populasinya menurun drastis. 


Bajpayee, penduduk asli Panskura di Benggala Barat, sedang mengamati burung di Nandankanan pada Februari 2019 ketika harimau melanistik muncul. Dia awalnya bahkan tidak menyadari bahwa dia sedang melihat seekor harimau.

"Saat saya melihat berbagai burung dan monyet di pepohonan, saya tiba-tiba melihat sesuatu yang tampak seperti harimau tetapi tidak seperti harimau biasanya," kata Bajpayee.

Pria berusia 27 tahun itu dengan cepat mengeluarkan kamera digitalnya dan berhasil mengambil beberapa gambar Harimau hitam. Ia mengakui telah melihat banyak Harimau, namun baru kali ini ia melihat Harimau hitam.

"Dulu aku tidak tahu apa-apa tentang harimau melanistik. Tiba-tiba ia muncul dari hutan, diam beberapa detik dan berjalan kembali ke pepohonan," kata Bajpayee.

Foto-foto Harimau hitam saat ini sedang viral di media sosial setelah muncul di Instagram.

[Gambas:Instagram]

Bajpayee bercerita, kehadiran harimau melanistik pertama kali dilaporkan di Cagar Alam Harimau Simlipal di Odisha pada 1993, dan kemudian dilaporkan lagi pada 2007.

"Setelah itu, beberapa tahun kemudian di Suaka Nandankan, seekor harimau betina melahirkan empat anak. Dari mereka, dua diantaranya melanistik," kata Bajpayee.

Kedua anak harimau tersebut segera dirawat dan dipantau pertumbuhannya melalui CCTV. Setelah satu tahun mereka, mereka dilepaskan ke habitat alami.

"Nadankanan dibangun di dalam hutan itu sendiri. Itu sebabnya harimau dibesarkan di lingkungan alami dan berkeliaran di lingkungan alaminya."

Taman Zoologi Nandankanan didirikan pada tahun 1960 dan dibuka untuk umum pada tahun 1979. Sebagian telah dinyatakan sebagai suaka," kata Bajpayee.

"Saya hanya bisa melihat satu harimau dan tidak tahu apa-apa tentang harimau melanistik lainnya," katanya.

Bajpayee menyatakan Nandankan adalah suaka pertama yang menampilkan harimau melanistik, tapi tidak ada jaminan Harimau langka itu bisa dilihat manusia karena mereka berkeliaran di habitat alami dan jumlahnya hanya satu atau dua.

"Saya sangat bersyukur bisa melihatnya sendiri meski pun begitu. selama beberapa detik," tutur Bajpayee.

Dilansir dari NDTV, data yang dikumpulkan dari kamera CCTV menunjukkan bahwa hanya enam hingga tujuh harimau melanistik yang tersisa di India saat ini. Mereka hanya ditemukan di Odisha.

Dilansir dari Metro, Word Wildlife Fund (WWF) menyatakan jumlah populasi Harimau di dunia tinggi 3.900.

(jnp/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK