Kominfo Akan Bangun 4G di 12 Ribu Desa 2021

CNN Indonesia | Senin, 09/11/2020 18:28 WIB
Kominfo menjanjikan membangun infrastruktur jaringan 4G di 12 ribu desa pada 2021. Ilustrasi 4G (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan fokus menggarap jaringan internet 4G pada 2021 di 12 ribu (12.548) kelurahan/desa 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) maupun non 3T yang belum sepenuhnya tercakup 4G pada 2021.

Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo Ahmad M. Ramli menyatakan pembangunan ini sesuai dengan arahan presiden Joko Widodo untuk meratakan implementasi jaringan 4G di seluruh daerah.

"Seperti arahan bapak presiden adalah kita akan bangun 9.113 desa kelurahan di 3T dan 3.435 desa non 3T. Ini total ada 12.548 desa/kelurahan yang belum tercakup 100 persen 4G," kata Ramli dalam diskusi virtual, Senin (9/11).


Ramli melanjutkan pembangunan jaringan 4G di daerah 3T merupakan pekerjaan rumah berat bagi Kemenkominfo. Sebab pembangunan jaringan itu daerah 3T itu dianggap belum layak (feasible) dari perspektif bisnis.

Dari 12.548 kelurahan/desa, 9.113 desa ada di daerah 3T, sementara 3.345 adalah daerah non 3T. Total Indonesia memiliki 83.218 kelurahan/desa, 62.877 di antaranya berada di daerah 3T. 

"Ini pekerjaan besar pada 2021 untuk Kemenkominfo karena ada 9.113 desa yang memang tidak komersial dan harus dibangun dengan jaringan BAKTI," tutur Ramli.

Sebelumnya, Menkominfo Johnny G. Plate pemerintah bukan pihak yang harus membangun infrastruktur guna menyediakan internet di seluruh wilayah tersebut. Dia mengatakan pemerintah hanya bertugas mengintervensi operator seluler agar membangun infrastruktur.

Sehingga, Johnny menyebut pemerintah membangun Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan Palapa Ring. Akan tetapi, dia berkata intersepsi itu belum optimal karena masalah anggaran.

Namun, dia juga mengatakan pemerintah tidak bisa menunggu operator seluler untuk membangun infrastruktur di wilayah itu. Sebab, dia berkata hal itu akan menimbulkan disparitas (kesenjangan) internet.

Dikutip dari situs DPR, Komisi I telah menyetujui  pagu alokasi anggaran RAPBN TA 2021 Kemenkominfo sebesar Rp16,9 triliun.v Diharapkan dengan anggaran tersebut, pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan komunikasi di Indonesia, khususnya wilayah 3T selama masa pandemi tetap dilakukan secara berkesinambungan. 

(jnp/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK