Gojek Kolaborasi dengan Pemprov DKI Uji Emisi Kendaraan Mitra

Gojek, CNN Indonesia | Kamis, 19/11/2020 12:54 WIB
Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan Gojek dalam mewujudkan program Jakarta Langit Biru yang diinisiasi oleh Pemprov DKI Jakarta. Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan Gojek dalam mewujudkan program Jakarta Langit Biru yang diinisiasi oleh Pemprov DKI Jakarta. (Foto: Dok. Gojek)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gojek menegaskan kembali komitmennya untuk beroperasi dengan prinsip ramah lingkungan. Kali ini, Gojek dipercaya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadi perusahaan ride-hailing pertama yang melakukan uji emisi bagi kendaraan mitra-mitra drivernya.

Peran aktif Gojek dalam inisiatif ini merupakan bentuk dukungan Gojek dalam mewujudkan program Jakarta Langit Biru yang diinisiasi oleh Pemprov DKI Jakarta.

VP Public Policy and Government Relations Gojek Gautama Adi Kusuma menyambut baik kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam memfasilitasi mitra-mitra driver Gojek untuk dapat uji emisi kendaraan.


Uji emisi ini bermanfaat untuk mengukur kualitas mesin dari setiap kendaraan, sehingga secara jangka panjang dapat berkontribusi pada efisiensi penggunaan bahan bakar dan pengendalian emisi yang diciptakan.

"Di bawah payung #GoGreener yang diluncurkan tahun lalu, Gojek mengintegrasikan prinsip-prinsip sustainability dalam berbagai produk dan layanan, guna memudahkan semua orang di dalam ekosistem Gojek untuk menjalankan gaya hidup peduli lingkungan sehari-sehari," ujar Gautama berdasarkan keterangan tertulis, Rabu (18/11).

Dimulai dengan 100 Kendaraan

Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Syaripudin mengapresiasi langkah Gojek dalam menjalankan inisiatif ramah lingkungan, dan diharapkan kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut.

"Lewat berbagai inovasinya, Gojek menunjukkan langkah nyata dalam memfasilitasi masyarakat untuk bisa memiliki gaya hidup ramah lingkungan. Kami mengajak Gojek terlibat dalam kegiatan uji emisi kendaraan bermotor, dimulai dari 100 kendaraan mitra driver," ujar Syaripudin.

Diketahui sebelumnya, Gojek telah meluncurkan fitur penyerapan jejak karbon, GoGreener Carbon Offset. Fitur ini memungkinkan pengguna menanam pohon di berbagai wilayah konservasi, salah satunya Kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk Jakarta.

Di layanan transportasi, Gojek telah memulai uji coba penggunaan kendaraan listrik melalui kerja sama dengan berbagai pihak seperti Astra Honda Motor, Gesits, Niu, Viar, Toyota dan Mitsubishi.

Gojek juga telah meluncurkan fitur GoTransit sebagai bagian dari komitmen Gojek untuk meningkatkan kualitas udara, dengan menyediakan layanan transportasi yang terintegrasi dengan transportasi massal, sehingga dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Sementara di layanan pengantaran makanan, inisiatif #GoGreener memberikan pilihan bagi konsumen untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai. Melalui inovasi tersebut, hingga Oktober 2020, Gojek berhasil menghindari terciptanya 11,3 ton sampah plastik sekali pakai.

(fef)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK