Cara Pakai Fitur Spotlight Snapchat yang Mirip TikTok

CNN Indonesia | Selasa, 24/11/2020 19:45 WIB
Snapchat meluncurkan fitur Spotlight. Mirip dengan TikTok pengguna bisa memamerkan video pendek durasi 60 detik. Ilustrasi Spotlight Snapchat. (Herman Setiyadi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Snapchat meluncurkan fitur baru yang disebut Spotlight. Fitur yang disebut menyaingi aplikasi asal China TikTok itu dapat membuat penggunanya menampilkan konten video pendek.

Pelopor konten model stories asal Amerika Serikat (AS) itu menyediakan tab khusus yang berisi video-video pendek dengan durasi maksimal 60 detik.

Mengutip The Verge, mirip dengan halaman 'For You' alias FYP TikTok, pengguna bisa mengusap (swipe) layar ke atas untuk melihat konten video pendek selanjutnya yang dibuat pengguna lain.


Pengguna juga bisa mengusap layar ke bawah untuk menyaksikan konten yang sudah dilihat sebelumnya.

Melansir Tech Crunch, fitur Spotlight Snapchat juga mengandalkan algoritma agar konten-konten yang ditampilkan sesuai dengan aktivitas, hobi, atau minat pengguna. Tapi bedanya, konten yang diunggah ke Spotlight tidak bisa dikomentari seperti video TikTok.

Pengguna hanya bisa memberikan likes dan forward konten ke pengguna lain.

Adapun cara pakainya, pengguna bisa membuat video Spotlight dengan cara membuka aplikasi Snapchat dan merekam video, atau membuat Snap seperti biasa. Video berdurasi pendek itu bisa ditambahi efek, stiker dan juga musik.

Usai klik tombol 'Send' dan memilih menu 'Spotlight' di tampilan selanjutnya, video pendek itu bisa diunggah ke halaman Spotlight yang bisa diakses melalui sebuah tab baru.

Posisi tab baru itu ada di sebelah kanan 'Discover'. Video yang diunggah ke Spotlight bakal bisa dilihat oleh seluruh pengguna Snapchat.

Kendati demikian, jika pengguna hanya ingin memamerkan video ke kalangan terbatas, bisa diposting lewat tab 'Stories' secara private, atau ke teman-teman terbatas.

Namun demikian, Sportlight belum tersedia di Indonesia untuk saat ini,. Spotlight Snapchat baru bisa digunakan pengguna di Amerika Serikat, Kanada, Australia, New Zealand, dan sejumlah negara-negara Eropa.

Tak hanya itu, Snapchat mengklaim akan membagi-bagikan uang sebesar Rp14,2 miliar per hari untuk mereka yang videonya populer.

Snapchat mengklaim program reward itu berlangsung hingga akhir 2020 dan kemungkinan masih akan terus berlanjut setelah itu. Hal itu dilakukan Snapchat untuk membuat pengguna makin rajin upload video pendek lewat Spotlight.

(dal/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK