Fakta Gerhana Bulan 30 November 2020

Dini Nur Asih, CNN Indonesia | Kamis, 26/11/2020 09:42 WIB
Gerhana Bulan Penumbra 30 November 2020 terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Ilustrasi Gerhana Bulan Penumbra yang akan terjadi pada 30 November 2020. (Foto: Danny Lawson/PA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan akan terjadi fenomena Gerhana Bulan Penumbra pada 30 November 2020.

Gerhana Bulan Penumbra terjadi saat posisi Bulan-Matahari-Bumi tidak persis sejajar. Hal ini membuat Bulan hanya masuk ke bayangan penumbra Bumi.

Akibatnya, saat gerhana terjadi, bulan akan terlihat lebih redup dari saat purnama. Adapun Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi dan selalu terjadi pada saat fase bulan baru.


Gerhana Bulan 30 November 2020.Gerhana Bulan 30 November 2020. (Foto: dok. BMKG)

BMKG memaparkan waktu-waktu kejadian Gerhana Bulan Penumbra sebagai berikut:

1. Gerhana Mulai (P1)

- 07:32:21 UT
- 14:32:21 WIB
- 15:32:21 WITA
- 16:32:21 WIT

2. Puncak Gerhana (Puncak)

- 09:42:48 UT
- 16:42:48 WIB
- 17:42:48 WITA
- 18:42:48 WIT

3. Gerhana Berakhir (P4)

- 11:53:20 UT
- 18:53:20 WIB
- 19:53:20 WITA
- 20:53:20 WIT

Dapat diketahui bahwa durasi gerhana dari fase Gerhana mulai (P1) hingga Gerhana berakhir (P4) adalah 4 jam 20 menit 59 detik.

Peta Gerhana Bulan Penumbra 30 November 2020 di Indonesia, yang waktu-waktu kejadian gerhananya diuraikan di atas. Garis miring bertanda Puncak yang melewati Papua menunjukkan proses Puncak terjadi bersamaan dengan waktu terbit Bulan di lokasi yang ditandai garis tersebut.

Seluruh proses gerhana dapat dilihat di sebagian besar Amerika Utara dan Samudera Pasifik. Proses gerhana pada saat Bulan terbit dapat diamati di Australia, sebagian besar Asia bagian Timur, dan sebagian kecil Samudera Hindia.

Proses Gerhana pada saat Bulan terbenam dapat diamati di sebagian besar Amerika bagian Selatan, Samudera Atlantik bagian Utara, dan sebagian kecil Eropa.

Gerhana ini tidak akan dapat diamati di seluruh Afrika, sebagian besar Eropa, sebagian besar Asia bagian Barat, sebagian besar Samudera Hindia bagian Barat, dan sebagian besar Samudera Atlantik bagian Selatan.

Adapun gerhana Bulan yang akan terjadi akhir November akan ada hubungannya dengan Gerhana Bulan Penumbra 11 Desember 2038. Peristiwa ini merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

(din/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK