Fakta-fakta Unik soal Salju

CNN Indonesia | Sabtu, 28/11/2020 17:17 WIB
Ada banyak fakta unik soal salju yang belum diketahui warga Indonesia yang tinggal di dua musim. Ilustrasi salju. (istockphoto/july7th)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bagi sebagian besar orang Indonesia yang hanya mengenal dua musim yakni hujan dan panas, salju menjadi hal langka. Ada banyak fakta unik yang bisa ditemukan di salju, salah satunya bahwa salju bukanlah berwarna putih.

CNNIndonesia.com mencoba merangkum beberapa fakta yang mungkin masih banyak belum diketahui oleh masyarakat +62 tentang salju yang merupakan air yang mengkristal di atmosfer dan menutupi sekitar 23 persen permukaan bumi itu.

Salju Bukan Putih

Melansir BBC Earth, pakar salju akan menyebut uap air ini tidaklah berwarna putih, melainkan transparan. Cahaya yang terpantul di permukaan salju yang membuatnya terlihat putih.


Seluruh sudut salju memantulkan cahaya ke berbagai arah sehingga menyebarkan seluruh spektrum warna. Salju juga dapat memunculkan beragam jenis warna yang spektakuler.

Debu, polusi atau tanaman algae segar di suhu rendah dapat membuat salju terlihat hitam, oranye atau biru. 

Air Tawar Bumi Dalam Bentuk Salju

Melansir Snow Brains, dari total air tawar di bumi, 80 persen dibekukan dalam bentuk es atau salju. Ini menyumbang 12 persen dari permukaan bumi.

Salju Ada Banyak Bentuk

Salah satu faktor yang paling menentukan bentuk salju adalah temperatur udara di sekitarnya. Penelitian tentang salju telah menemukan kecenderungan itu sejak lama.

Kristal es yang serupa jarum terbentuk pada suhu -2 derajat celcius, sedangkan suhu di bawah -5 derajat celcius akan membentuk kristal yang mirip piring datar.

Perubahan suhu lainnya ketika butiran salju jatuh dari langit akan menentukan perbedaan bentuk struktur serupa cabang pohon dari kristal-kristal es tersebut.

Ada 35 bentuk salju, termasuk sejumlah yang berjenis endapan beku dan disusun dalam katalog salju. 

Gumpalan Salju Terus Membesar

Selama beberapa dekade telah muncul cerita kepingan salju besar yang jatuh ke berbagai lokasi di dunia. Dari yang berukuran lima hingga 15 sentimeter atau bahkan bervolume 38 sentimeter.

Ada Suara Salju

Salju yang baru saja jatuh ke bumi menyerap gelombang suara, membuat segala sesuatu terdengar tak berbunyi, suasana yang lebih sunyi terdengar setelah hujan salju berhenti. Namun jika salju mencari lalu membeku kembali, es itu dapat memantulkan gelombang suara yang terdengar lebih jauh dan jelas.

Ada Ratusan Istilah tentang Salju

Suku Eskimo disebut punya 100 istilah soal salju. Selain itu, suku Inuit yang berdiam di kawasan Artik kerap dikisahkan mempunyai 50 istilah untuk menyebut salju. Fakta itu diragukan dan dianggap sebagai spekulasi belaka.

Peneliti di Universitas Glasgow mengklaim, bangsa Skotlandia mempunyai 421 terminologi yang merujuk skelf (kepingan salju besar), spitters (butiran salju kecil), dan ubrak (permulaan cairnya salju).

Monyet Sangat Suka salju

Manusia bukanlah satu-satunya mamalia yang menikmati permainan lempar bola salju. Kera Jepang yang juga dikenal sebagai monyet salju pernah terpantau membuat dan bermain dengan bola salju. Kera muda terlihat bahagia mencuri bola salju dari kawanannya. Mereka pun lantas bergulat memperebutkannya.

Salju Tak Selamanya Buat Sehat

Menghabiskan banyak waktu di dataran tinggi dapat membuat Anda terjangkit piblokto atau 'gangguan saraf Artik', penyakit yang menyerang orang-orang Inuit yang berdiam di Lingkar Artik.

Gejala penyakit ini adalah mengulang ucapan kata-kata tanpa arti dan bertingkah laku irasional atau yang membahayakan diri sendiri. Gejala itu diikuti amnesia atau lupa ingatan.

Ketakutan Terhadap Salju

Chionophobia adalah sebutan untuk kondisi psikologis rasa takut terhadap salju. Istilah ini berasal dari terminologi Yunani, chion, yang berarti salju.Fenomena ini dapat berkembang dari trauma masa kecil, salah satunya kecelakaan akibat salju.

Salju Bisa Juga Buat Hangat

Salju terdiri dari 90 hingga 95 udara yang terperangkap, artinya salju adalah insulator yang mumpuni. Ini adalah alasan banyak binatang mengubur diri ke liang salju yang dalam pada musim dingin untuk berhibernasi.

Ini pula asalan rumah salju yang digunakan menghangatkan tubuh memiliki suhu 100 derajat lebih hangat dibandingkan luar ruangan. Salju mudah beradaptasi.

Biasanya, temperatur udara butuh titik untuk membentuk salju. Tapi jika hujan turun cukup lama, udara di daerah itu dapat turun drastis dan akhirnya menciptakan lingkungan yang tepat untuk produksi butiran salju.

Jadi temperatur bisa saja 6 derajat celcius di permukaan tanah, tapi salju tetap berjatuhan dari langit.



Salju Berkecepatan Tinggi

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK