Semeru Erupsi, PVMBG Tegaskan Tak Picu Gunung Api Lain

CNN Indonesia | Kamis, 03/12/2020 12:58 WIB
PVMBG menegaskan erupsi Gunung Semeru tak akan memicu kejadian serupa di gunung api lain. Erupsi gunung Semeru disebut PVMBG tak akan memicu hal serupa ke gunung api lain. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkap erupsi Gunung Semeru tidak akan memicu erupsi gunung-gunung api lain di Indonesia.

Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Hendra Gunawan menjelaskan setiap gunung api memiliki dapur magma yang terpisah dengan gunung api lainnya.

"Tidak merambat, setiap gunung memiliki jalur magma sendiri," ujar Hendra saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (3/12).


Saat ditanya soal antisipasi erupsi, Hendra menjelaskan pihaknya terus melakukan pemantauan 24 jam dan terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait.

"Monitoring 24 jam dan koordinasi menerus dengan stakeholder via radio HT dan grup WhatsApp," kata Hendra.

Hendra mengungkap Semeru terus menerus mengalami erupsi kecil yang mengeluarkan abu. Dalam sehari, Semeru bisa mengalami erupsi sekitar 50 kali. Untuk erupsi yang menyemburkan aliran lava dan awan panas, biasanya terjadi setiap tahun.

"Aliran lava setidaknya bisa terjadi dalam 2 tahun tapi bisa juga setiap tahun dan diikuti awan panas," ujar Hendra.

Terpisah, Ahli vulkanologi Surono mengatakan letusan gunung api tidak lah seperti virus flu yang menular ke gunung api lainnya.

Mantan Kepala PVMBG ini mengatakan aktivitas gunung api disebabkan oleh energi tektonik yang bersifat lokal di sekitar gunung api.

"Letusan gunung api bukan seperti virus flu, seorang kena flu, menular ke lainnya," katanya.

Sebelumnya, aktivitas Gunung Semeru terus meningkat dari Sabtu (28/11). Pos Pantau Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru mencatat lava pijar keluar empat kali.

Pada Selasa (1/12), Gunung Semeru mengeluarkan awan panas dengan jarak luncur sekitar 2 sampai 11 Kilometer ke arah tenggara menuju Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Saat ini PVMBG mencatat aktivitas vulkanik Semeru telah membaik. Kendati demikian, Gunung Semeru masih berstatus waspada.

(jnp/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK