Aplikasi DokterSafe untuk Dokter dan Nakes Diluncurkan Besok

CNNIndonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 16/01/2021 13:58 WIB
Aplikasi DokterSafe yang dirancang untuk melindungi dokter dan nakes selaku garda terdepan perjuangan melawan Covid-19 akan diluncurkan pada Minggu (17/1). Aplikasi DokterSafe dirancang untuk melindungi dokter dan nakes selaku garda terdepan dalam perjuangan melawan Covid-19. (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aplikasi DokterSafe yang dirancang untuk melindungi dokter dan tenaga kesehatan di masa pandemi Covid-19 akan diluncurkan secara resmi pada Minggu (17/1). Peluncuran dilakukan pada pukul 12.45 WIB dan dapat diikuti diikuti langsung lewat Zoom dan YouTube.

Aplikasi DokterSafe merupakan persembahan bagi dokter dan tenaga kesehatan sebagai benteng terakhir di masa pandemi dari sekelompok anak muda Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sekaligus yang pertama di Indonesia pada aspek safety and protection.

Aplikasi ini memiliki sejumlah fitur pendukung yang bermanfaat bagi perlindungan dan keselamatan dokter serta tenaga kesehatan di Indonesia, seperti informasi perkembangan Covid-19 pada laman depan. Pengguna dapat langsung mengetahui angka terkonfirmasi positif Covid-19, serta jumlah pasien meninggal dan sembuh yang terbaru.


DokterSafeAplikasi DokterSafe yang dirancang untuk melindungi dokter dan nakes selaku garda terdepan perjuangan melawan Covid-19 akan diluncurkan pada Minggu (17/1). (Foto: dok. istimewa)

Kemudian, ada fitur learning yang memuat hal-hal terkait pemakaian alat pelindung diri (APD), standar protokol Covid-19, hingga buku pedoman pelayanan. Aplikasi DokterSafe juga memiliki fitur tautan ke World Health Organization (WHO), Satgas Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, dan lain-lain.

Lebih lanjut, dokter dan tenaga kesehatan dapat melakukan antisipasi pribadi lewat Self Assesment, di mana pengguna diminta memasukkan data kondisi saat itu, serta menjawab sejumlah pertanyaan tentang gejala sakit seperti suhu badan dan sesak napas. Dari sana, akan ada kesimpulan tingkat terpapar Covid-19 serta langkah berikut yang harus diambil.

Pada aplikasi bertagline 'Safety In One Touch' ini, juga ada hotline pertolongan keselamatan bagi pengguna. Beberapa hotline yang bisa dihubungi antara lain Kemenkes, Satgas BNPB, Tim Mitigas PB IDI, dan IDI wilayah. Fitur tersebut untuk memudahkan dokter dan tenaga kesehatan dalam aspek safety and protection, misalnya seorang pengguna yang domisili kerjanya di Jawa Timur terpapar Covid-19 di Jawa Barat. Ia bisa menghubungi kontak hotline IDI wilayah Jawa Barat untuk mendapat bantuan.

Terakhir dalam aplikasi DokterSafe adalah fitur GPS. Fitur itu bertugas membuat positioning dari pengguna ke rumah sakit rujukan Covid-19 yang paling dekat. Navigasi ini pun bisa dipakai di seluruh Indonesia.

Aplikasi DokterSafe sudah bisa didapatkan di Play Store, dan akan segera tersedia di App Store.

(rea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK