Petisi Ribuan Orang Desak Jokowi Prioritaskan Lansia Divaksin

CNN Indonesia | Kamis, 04/02/2021 20:54 WIB
Sebuah petisi mendesak Jokowi dan Menkes Budi agar memprioritaskan orang tua atau lanjut usia (lansia) divaksinasi COVID-19. Ilustrasi vaksin corona pada lansia. (AP Photo/Jean-Francois Badias)
Jakarta, CNN Indonesia --

Epidemiolog asal Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono, mendesak Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memprioritaskan orang tua atau lanjut usia (lansia) untuk divaksinasi COVID-19.

Desakan itu disampaikan Pandu petisi di platform Change.org. Petisi yang dibuat sejak Jumat (29/1) lalu itu kini sudah diteken lebih dari 4.200 orang. 

"Kami menuntut agar Pemerintah Republik Indonesia memasukkan lansia usia 60 tahun ke atas, baik tenaga kesehatan maupun non tenaga kesehatan, ke dalam kelompok prioritas vaksin sesegera mungkin," tulis Petisi tersebut.


Menurut Pandu dkk, vaksin dapat membantu mencegah komplikasi kasus Covid-19. Sehingga, jika lansia yang lebih rentan telah divaksin, beban rumah sakit dan sistem kesehatan, serta angka kematian pun bisa ditekan.

Petisi itu mengulas salah seorang dokter yang berusia di atas 60 tahun. Artinya, jika mengikuti timeline dari pemerintah, ia harus menunggu sampai April supaya bisa mendapatkan kloter vaksin Covid-19. Padahal, sebagai tenaga kesehatan, ia tetap harus bekerja setiap harinya, membantu mereka yang terpapar Covid-19.

Vaksinasi di Indonesia telah dimulai sejak 13 Januari yang lalu. Bahkan, Jokowi telah mendapatkan dosis vaksin yang kedua. Namun, Indonesia berbeda dengan negara-negara lainnya. Untuk vaksinasi, pemerintah memprioritaskan kelompok usia produktif 18-59 tahun.

Kelompok lansia di atas 59 tahun merupakan mereka yang paling rentan tertular dan meninggal karena Covid-19. Data membuktikan bahwa angka kebutuhan akan perawatan di rumah sakit sampai angka kematian pada lansia di atas 60 tahun jauh lebih tinggi dibanding kelompok usia lain.


Data di Indonesia pun menunjukkan, angka fatalitas pada lansia adalah yang tertinggi. Hal ini termasuk juga untuk para nakes. Kebanyakan tenaga kesehatan yang meninggal adalah mereka yang berusia di atas 59 tahun.

Beberapa negara telah menjadikan kelompok usia lansia sebagai prioritas vaksinasi, selain para tenaga kesehatan. Misalnya di Jerman, atau juga di Turki, ketika Presiden Erdogan yang berusia di atas 59 tahun juga disuntik vaksin Sinovac.

Di Israel, karena lansianya sudah lebih dulu divaksin, angka lansia yang kritis karena Covid-19 berkurang dari 30 persen jadi 7 persen saja.

"Terbukti, kan, betapa pentingnya vaksin buat lansia? Oleh sebab itu, Bantu sebarkan petisi ini ya. #VaksinLansiaSegera!," demikian bunyi petisi.

Selain Pandu, anggota petisi yang ikut menjadi inisiator adalah dokter Thalca Hamid dan dokter Daldiyono.

(dal/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK