Lokasi Bukit Algoritma Jauh dari Universitas

CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 03:02 WIB
Menurut penggagas proyek Bukit Algoritma, Budiman Sudjatmiko, pusat riset tidak lagi mesti terkait universitas. Penampakan Bukit Algoritma, Sukabumi, Jawa Barat, dari atas menggunakan drone. (CNN Indonesia/Probo Kushartoyo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Pelaksana PT Kiniku Bintang Raya, Budiman Sudjatmiko, selaku penggagas proyek mega Bukit Algoritma, mengakui, tidak ada universitas atau perguruan tinggi dalam radius 50 km dari lokasi pembangunan Bukit Algoritma di Sukabumi, Jawa Barat.

Selain itu, infrastruktur juga dikatakan belum memadai. Kata dia masih harus dibangun infrastruktur dari pintu Tol Cibadak menuju kawasan Bukit Algoritma.

Saat ini, untuk mencapai lokasi, menggunakan mobil pribadi, dibutuhkan sekitar 2,5 jam dari daerah Tebet, Jakarta Selatan.


Walau mengakui lokasi yang dipilih jauh dari akses perguruan tinggi, pusat penelitian, hingga kawasan industri, Budiman mengklaim hal itu tidak menjadi masalah.

Menurut dia, dengan pembangunan jalan tol sepanjang 10 km yang akan menghubungkan Tol Cibadak dengan kawasan Bukit Algoritma, kawasan ini akan lebih mudah diakses dari kota Jakarta dan sekitarnya.

Selain itu, ia menyebut pihaknya juga menawarkan lahan gratis seluas 25 km untuk masing-masing universitas yang ingin mengembangkan pusat risetnya di Bukit Algoritma.

Dia mengatakan sejauh ini sudah ada empat perguruan yang setuju mengembangkan pusat riset di Silicon Valley Indonesia.

Dari Indonesia ada ITB, IPB, dan UNPAD, lalu satu universitas asing yang tidak disebutkan namanya.

"Kalau orang pikir pusat riset itu universitas saja, saya kira enggak tepat lagi. Dulu mungkin di abad 20 pusat riset memang universitas tapi sekarang saya kita riset sudah berkembang di lembaga-lembaga non-universitas," terangnya di Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (18/4).

Dia membeberkan bahwa pihaknya akan memberikan lahan kepada universitas secara gratis, namun nantinya harus ada bagi hasil dari riset yang didapatkan.

Walau belum dapat merinci jelas skema itu, namun ia menyebut ada tiga opsi yang diberikan kepada universitas, yaitu membeli, menyewa, atau mendapat lahan secara gratis dengan imbal balik berbagi hasil riset.

"Dari infrastruktur memang tidak ada universitas dalam jarak 50 km tapi dengan dibangun infrastruktur jalan tol akan menghubungkan dengan Jakarta," katanya.

(wel/fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK