NASA Buat Hawaii Jadi Pusat Simulasi Astronaut Hidup di Mars

CNN Indonesia | Rabu, 05/05/2021 07:02 WIB
Hawaii Space Exploration Analog and Simulation atau HI-SEAS merupakan area penelitian NASA yang dibangun di pulau besar di Hawaii. Ilustrasi penelitian NASA di Hawaii. (AP/John Raoux)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lembaga Antariksa Amerika Serikat, NASA dilaporkan tengah mempersiapkan area di Hawaii bernama HI-SEAS untuk menjadi pusat simulasi astronaut hidup di planet Mars.

Hawaii Space Exploration Analog and Simulation atau HI-SEAS merupakan area yang dibangun di pulau besar di Hawaii. Situs tersebut adalah lokasi penelitian yang didesain layaknya habitat di Mars.

Itu berarti para peneliti dapat menggunakan lokasi tersebut untuk mensimulasikan seperti apa rasanya di Mars atau di Bulan.


Untuk merasakan seperti apa hidup di Mars, para ilmuwan melakukan simulasi untuk tinggal di kawasan lava tube di sebuah gua di Hawaii, yang diklaim mirip dengan lokasi di planet merah.

Tabung lava atau lava tube di Hawaii bisa menjadi lokasi simulasi yang tepat untuk merasakan hidup seperti halnya di Mars dan di Bulan.

Direktur proyek HI-SEAS Michaela Musilova mengatakan bahwa pihaknya perlu berlatih secara ekstensif di Bumi untuk mencari tahu metode terbaik untuk penelitian di Mars atau di Bulan.

"Melakukan penelitian dalam setelan di bawah batasan Extravehicular Activities (EVA) jauh lebih sulit dilakukan, dan semuanya memakan waktu tiga kali lebih lama," ujar Michaela seperti dikutip BGR.

Lebih lanjut kata dia, tabung lava di Bulan dan Mars bukan hanya lokasi penelitian yang bagus melainkan dapat menjadi rumah bagi para pelancong luar angkasa.

Tabung lava di Bulan dan Mars bukan hanya menjadi lokasi penelitian yang bagus, tapi juga bisa menjadi rumah bagi para pelancong luar angkasa.

Radiasi dari luar angkasa dinilai dapat menjadi bahaya yang serius bagi para pelancong yang menjelajah dari Bumi ke permukaan Mars. Membangun struktur untuk terlindung dari radiasi kosmik menjadi prioritas utama.

Para pelancong antar planet pertama itu mungkin akhirnya dapat membuat rumah sementara di Mars di dalam tabung lava untuk menghindari unsur-unsur radiasi tersebut.

Dikutip Live Science, tabung lava di Bulan dan Mars dianggap menjadi lokasi yang menjanjikan untuk menemukan tanda-tanda kehidupan di luar Bumi dan dapat menunjukkan ekstremofil atau organisme yang berkembang dalam kondisi ekstrem di dunia lain.

(can/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK