Mengenal Babirusa, Hewan Mitos Maluku yang Akhirnya Ditemukan

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 11:44 WIB
Wujud asli babirusa untuk pertama kalinya berhasil direkam dalam kondisi hidup. Selama ini warga Maluku menganggap sebagai mitos Ilustrasi babirusa Maluku. iStockphoto/kanzilyou
Jakarta, CNN Indonesia --

Wujud asli babirusa untuk pertama kalinya berhasil direkam dalam kondisi hidup. Hewan yang dikira masyarakat selama ini hanya mitos itu terekam dari kamera jebak yang dipasang di kawasan Suaka Alam Masbait, Pulau Buru, Maluku.

Kepala Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku Danny H Pattipeilohy mengatakan pihaknya melakukan survei babirusa hampir setiap tahun.

"Namun yang kita temukan sebelumnya hanya jejak, kemudian kotoran, kemudian dia punya tempat kubangan di habitatnya," katanya mengutip Antara.


Spesies Babyrousa babyrussa tersebut sifatnya senang mengisolasi diri cukup jauh dan rata-rata ditemukan di dataran tinggi, sehingga warga setempat hampir tidak pernah melihatnya.

Informasi dari masyarakat setempat, babirusa dianggap sebagai mitos dan mereka yang melihatnya di hutan-hutan pada perbukitan dan pegunungan menganggap kemunculannya untuk menunjukkan jalan keluar bagi orang yang tersesat di sana.

"Bagi masyarakat setempat Babirusa dianggap mitos, karena warga di sana banyak yang tidak pernah melihat langsung babirusa," katanya.

Menurut Danny, Suaka Alam Masbait di Pulau Buru kondisi alamnya masih sangat baik dan banyak sumber makanan untuk satwa. Dirinya meyakini hal tersebut menjadi tanda baik bahwa babirusa di kawasan itu bisa hidup dan berkembang biak dengan aman.

Meski begitu, BKSDA Maluku belum bisa memastikan jumlah populasi babirusa di kawasan tersebut. Mereka masih dalam proses analisa dan butuh waktu yang cukup lama untuk mengetahui jumlah pasti populasi satwa tersebut.

"Perlu beberapa kali analisis pengambilan gambar dan video supaya kita bisa lakukan sensus per individu," katanya.I

Ia mengatakan foto yang didapat tersebut sangat penting karena merupakan bukti pertama penemuan atas survei intensif yang dilakukan sejak tahun 1995.

Survei di tahun 1995 belum pernah menemukan babirusa secara langsung, kecuali jejaknya. Dengan adanya penemuan tengkorak satwa liar tersebut oleh seorang pemburu di sekitar Gunung Kapalatmada, Pulau Buru, pada 1997 maka terkonfirmasi pulau tersebut sebagai salah satu habitat babirusa maluku.

Tidak adanya bukti pertemuan secara langsung, bahkan dalam survei intensif BKSDA Maluku di kawasan konservasi pada 2011-2013, membuat keberadaan babirusa di Pulau Buru sering dianggap mitos.

Mengenal Babirusa Maluku

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK