Biaya dan Teknik Pengecatan Bodi Pesawat

CNN Indonesia | Selasa, 03/08/2021 18:00 WIB
Teknik pengecatan bodi pesawat tidak sembarangan seperti pengecatan ulang pesawat kepresidenan dari warna biru ke merah. Foto: ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf
Jakarta, CNN Indonesia --

Pesawat terbang kerap ditemui memiliki logo dan desain berwarna di bagian badan. Teknik pengecatan yang digunakan tidak sembarangan seperti pengecatan ulang pesawat kepresidenan dari warna biru ke merah.

Mengecat pesawat disebut hampir sama dengan mengecat objek lain seperti kendaraan otomotif lain maupun atau perabot kayu. Hanya dibutuhkan pengetahuan khusus untuk membuat cat tersiram rapih di badan pesawat.

Jika melakukannya secara asal justru dapat mempengaruhi bobot pesawat.


Pada dasarnya ada tiga lapisan yang digunakan dalam mengecat bodi pesawat terbang yakni lapisan primer atau lapisan dasar, dan lapisan atas dan yang terakhir memberikan lapisan cat agar tampilan pada pesawat terlihat mengkilap.

Banyak pesawat dicat dengan metode cat semprot bertekanan rendah dan sangat tipis, untuk memangkas waktu dan biaya. Maka dari itu pengecatan menggunakan kuas tidak dianjurkan dalam pengerjaannya.

Sebelum memulai pengecatan, langkah pertama menghilangkan cat lama.

Ada dua cara utama untuk menghilangkan cat dari pesawat. Yang pertama adalah dengan mengampelas cat, tetapi ini merupakan proses yang memakan waktu yang juga dapat merusak permukaan pesawat jika dilakukan dengan tidak benar.

Kedua, dengan menyemprotkan pelarut pada bidang dan membiarkannya agar cat larut bersama cairan kimia secara alami. Cara ini dapat diselesaikan dalam waktu 24 jam.

Lapisan pertama cukup tipis adalah suatu keharusan saat mengecat bodi pesawat, karena hal ini tidak hanya meminimalisir penggunaan cat berlebih, namun bisa mengurangi kemungkinan bobot berlebihan pada keseluruhan pesawat dilansir aerocorner.

Ada dua jenis cat utama yang digunakan pada pesawat, yakni enamel dan epoksi. Berikut adalah perbedaan utamanya:

Epoksi adalah cat poliuretan yang melekat dengan baik pada permukaan badan pesawat. Epoksi tidak kering dan sekeras enamel, hal ini memberikan dampak cat tidak pecah atau menjadi rapuh seiring masa pemakaian.

Epoksi memiliki ketahanan yang tinggi terhadap bahan kimia dan tidak mudah pudar, teroksidasi, atau rusak. Sedangkan Enamel menawarkan dua keunggulan utama dibandingkan epoksi, yakni berbiaya lebih rendah dan tidak berbahaya seperti epoksi karena tidak mengeluarkan gas tertentu saat disemprotkan.

Kedua cat ini juga bisa digunakan bersamaan. Misalnya, seringkali cat enamel digunakan untuk desain dan warna pesawat. Kemudian epoksi, atau poliuretan, yang diterapkan untuk kekuatan dan memberi tampilan kilau ekstra. Keduanya disebut memiliki kombinasi sempurna untuk ketahanan dan kecantikan pesawat.

Biaya Pengecatan Satu Pesawat

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK