KALEIDOSKOP 2021

Daftar Spesies Baru yang Ditemukan Sepanjang 2021

can | CNN Indonesia
Rabu, 29 Dec 2021 14:15 WIB
Puluhan spesies baru ditemukan oleh ilmuwan di berbagai belahan dunia sepanjang tahun 2021. Ilustrasi. Puluhan spesies baru ditemukan oleh ilmuwan di berbagai belahan dunia sepanjang tahun 2021. (Foto: iStockphoto/phototrip)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sederet spesies hewan baru ditemukan dari berbagai belahan dunia sepanjang 2021. Beberapa di antaranya berasal dari wilayah Indonesia, tepatnya Sulawesi Tengah.

Beberapa spesies benar-benar baru dan belum pernah dipelajari oleh para ilmuwan sebelumnya, namun di antaranya merupakan spesies dan subspesies.

Ahli paleontologi atau ilmuwan yang mempelajari spesies punah dari zaman yang berbeda juga menjelaskan spesies baru yang telah mereka pelajari dari tulang, fosil, damar, dan bahkan kotoran fosil.


Berikut merupakan sederet spesies yang ditemukan sepanjang tahun ini, laba-laba yang mengesankan di Papua Nugini dengan nama Greta Thunberg, hingga bunglon kecil di Madagaskar.

Sekumpulan spesies baru ini dirangkum oleh Discovery Wildlife, sebagai berikut:

1. Katak Pohon (Litoria quiritatus) - Australia

Katak pohon adalah spesies katak yang akrab bagi banyak penduduk Australia timur.

Namun, rupanya spesies tersebut sebenarnya terdiri dari tiga spesies yang berbeda, dengan dua spesies yang baru dalam ilmu pengetahuan yaitu katak L. quiritatus dan katak pohon L. balatus.

Nama spesies 'quiritatus' berasal dari kata kerja Latin 'quirito' yang berarti jeritan.

2. Semut Serasah Daun (Strumigenys collinsae) - Amerika Serikat

Semut ini adalah salah satu dari enam spesies baru semut Strumigenys yang dijelaskan dalam makalah yang mengulas genus di Amerika Utara bagian barat.

Holotipe untuk S. collinsae ditemukan di Colorado, dan pada awalnya diidentifikasi sebagai S. ohioensis oleh kolektor.

Temuan ini merupakan bagian koleksi di Field Museum of Natural History di Chicago, yang sedang diteliti ulang untuk penelitian.

Nama spesies 'collinsae' disematkan untuk menghormati ahli entomologi dan advokat hak-hak sipil Dr Margaret S. Collins, yang membantu mengubah hambatan yang dia hadapi menjadi panutan bagi banyak orang, termasuk ilmuwan muda Maisha Lucas yang membantu mendeskripsikan spesies baru dan menyarankan nama ini.

3. Ular Kukri (Oligodon churahensis) - India

Seperti yang banyak orang lakukan pada pandemi Covid-19, mahasiswa pascasarjana Virendar Bhardwaj menghabiskan waktu menjelajahi daerah setempat dan memotret satwa liar yang ia temukan di halaman belakang rumahnya.

Salah satunya adalah seekor ular yang ditemukannya pada Juni 2020, dan dia mengunggah fotonya ke Instagram pribadinya.

Ia memberinya label sebagai kukri, yaitu sejenis ular yang dinamai belati Nepal karena giginya yang melengkung.

Postingan Instagram-nya menarik perhatian ilmuwan Zeeshan Mirza di Pusat Nasional Ilmu Biologi India, yang berpikir bahwa temuan itu terlihat sedikit berbeda dengan spesies kukri yang dikenal.

Ilmuwan itu lebih lanjut melakukan analisismorfologi dan genetik dari jantan dan betina dari spesies ini. Seekor ular yang akrab bagi penduduk setempat, mengungkapkan bahwa itu sebenarnya adalah spesies yang tidak dapat dideskripsikan oleh sains.

Kurangnya jenis gigi tertentu menunjukkan kepada peneliti bahwa makanannya kemungkinan besar terdiri dari telur.

Nama spesifik 'churahensis' berasal dari Lembah Churah di Himalaya Barat, tempat Bhardwaj menemukan spesies tersebut. Diperkirakan ada lebih banyak spesies yang belum terdefinisikan di wilayah tersebut.

Lanjut ke halaman berikutnya..

Gurita Hingga Paus Paruh

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER