Spekulasi Elon Musk Tak Punya Duit Cash Beli Twitter

CNN Indonesia
Kamis, 19 Mei 2022 09:37 WIB
Elon Musk adalah orang terkaya di dunia, namun dianggap belum punya cukup duit tunai untuk membeli US$44 miliar Twitter. Elon Musk. (REUTERS/MIKE BLAKE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Proses akuisisi saham Twitter oleh Elon Musk masih berlangsung, namun sejumlah pihak berspekulasi miliarder asal Amerika Serikat itu sedang tak punya cukup uang untuk memborong semua sahamnya.

Kesepakatan Twitter dengan Musk telah ditunda selama empat hari dan ada kemungkinan mengarah ke jalan buntu.

Berbicara di All In Summit, Miami, Musk mengatakan kesepakatan membeli Twitter dengan harga lebih rendah tidak mustahil terjadi.


Sementara itu ada pihak yang berspekulasi Musk menunda kesepakatan karena ragu apakah dia mampu membayar US$44 miliar.

Menurut Bloomberg Billionaire Index, Musk memiliki kekayaan bersih US$210 miliar terhitung pada Kamis (19/5). Jika dia menghabiskan US$1 juta setiap jam, dibutuhkan waktu 24 tahun 4 bulan untuk menghabiskannya.

Masalahnya total kekayaan Musk itu sebagian besar dalam bentuk aset dan saham. Mengonversi aset itu ke uang tunai untuk belanja Twitter adalah masalahnya selanjutnya.

Indeks yang sama menunjukkan Musk hanya punya US$9,25 miliar dalam bentuk 'uang tunai' dengan sisa kekayaannya berasal dari saham. Jadi, untuk mengumpulkan uang untuk kesepakatan itu, Musk harus mencari alternatif lain.

Musk telah mengamankan US$13 miliar dalam bentuk pinjaman bank dan kemudian berpindah mengamankan US$12,5 miliar lebih banyak dengan menjanjikan sekitar US$62,5 miliar saham Tesla sebagai jaminan.

Namun Musk masih butuh sekitar setengah dari uang yang telah ia genggam. Investor swasta seperti pendiri Binance Changpeng Zhao dan investor Arab Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal tampaknya sudah menjanjikan uang untuk membantu Musk.

Meski demikian spekulasi yang berkembang mengungkap semua itu belum cukup membayar tawaran yang dia buat untuk Twitter, dikutip IFL Science.

Beberapa pihak banyak yang mengalihkan perhatian mereka ke klausul kesepakatan, di mana jika ada pihak yang mundur dari kesepakatan pembelian Twitter, maka harus membayar US$1 miliar kepada Twitter.

Sebelumnya Musk dikabarkan tengah berdiskusi dengan berbagai perusahaan investasi dan individu tajir membahas kemungkinan ikut serta dalam akuisisi Twitter.

Dikutip dari Reuters, Musk melakukan hal ini untuk mengurangi pemakaian kekayaannya dalam rencana pembelian platform media sosial berlogo burung biru itu.

Pada akhir April lalu, Musk mengungkapkan telah menjual US$8,5 miliar saham Tesla untuk pembelian Twitter.

Investor besar seperti perusahaan ekuitas swasta, dana perlindungan nilai dan individu dengan kekayaan tinggi sedang bernegosiasi dengan Musk untuk menyediakan pembiayaan ekuitas pilihan buat akuisisi.

Musk sebelumnya sudah berkicau akan mencoba mempertahankan sebanyak mungkin investor di Twitter saat dia menjadikannya milik pribadi.

(can/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER