Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 31 Maret: Waspada Hujan Lebat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat masih berpotensi mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada hari ini, Selasa (31/3). Simak prediksi lengkapnya.
BMKG memprediksi sejumlah wilayah Jakarta seperti Kota dan Kabupaten Tangerang, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, dan Depok berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Sementara, Kabupaten Bogor diprediksi hujan lebat hingga sangat lebat dengan status siaga.
BMKG menjelaskan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan, luapan air sungai, hingga tanah longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
"Potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa genangan, luapan air sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat," tulis BMKG dalam postingan Istagram, Senin (30/3).
BMKG menjelaskan dalam sepekan ke depan, kondisi cuaca di Indonesia masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal.
Pada skala global, fenomena El Niño-Southern Oscillation (ENSO) berada pada fase netral terlihat dari indeks NINO 3.4 sebesar -0,51, yang tidak memberikan peningkatan yang signifikan terhadap aktivitas konvektif di wilayah Indonesia.
Sementara itu, nilai Dipole Mode Index (DMI) sebesar -0,13 dan berada pada fase netral yang menunjukkan tidak ada aliran udara signifikan dari Samudra Hindia timur Afrika ke wilayah Indonesia, khususnya bagian barat, sehingga pengaruhnya terhadap distribusi curah hujan di Indonesia juga masih terbatas.
Pada skala regional, Monsun Australia terpantau menguat dan kondisi ini diprakirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. Penguatan monsun ini berkontribusi meningkatkan aliran massa udara dari wilayah Australia menuju Indonesia, yang umumnya bersifat lebih kering.
Sejalan dengan hal tersebut, hasil analisis angin zonal menunjukkan dominasi angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia yang menjadi salah satu indikasi bahwa sebagian wilayah mulai memasuki periode peralihan menuju musim kemarau.
Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) secara spasial juga diprakirakan melintasi wilayah Sumatera bagian utara hingga tengah serta sebagian Papua, sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut. Selain itu, Gelombang Rossby Ekuatorial yang berpropagasi ke arah barat juga diprakirakan aktif melintasi sejumlah wilayah Indonesia.
Menurut BMKG sistem-sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Aceh, Laut Natuna, Kalimantan Barat, dan Samudera Pasifik utara Papua sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut.
"Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat di sejumlah wilayah," ujar BMKG.