"Pokoknya bulan ini, ditunggu setelah penyebaran KIP dan KIS ini merata," ujar Kalla di Jakarta, Senin (3/11).
Kalla kembali menjelaskan alasan pemerintah menaikkan harga BBM adalah untuk mengalihkan subsidi konsumtif menjadi lebih bermanfaat dan produktif bagi masyarakat. "Salah satu pengalihannya ke kesejahteraan sosial masyarakat. Karena subsidi yang dialihkan tersebut merupakan salah satu sumber dana program KIS. Subsidi akan kita berikan ke rakyat yang tidak mampu, tidak lagi ke pemilik mobil seperti sebelum ini," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga akhir September kemarin, penjualan BBM bersubsidi yang dilakukan PT Pertamina (Persero) sudah menyentuh angka 34,9 juta kiloliter (KL). Angka itu, terdiri dari premium yang telah tersalurkan sebanyak 22,24 juta KL atau naik tipis 1,9% dibandingkan kuartal III 2013. Sementara realisasi penyaluran solar pada periode tersebut telah mencapai 11,94 juta KL atau naik 3,9%.
Lihat juga:Pertamina Diminta Bersiap Naikkan Harga BBM |