Layanan Kesehatan

BPJS Minta Tambah Pegawai untuk Layani 168 Juta Masyarakat

Elisa Valenta Sari, CNN Indonesia | Selasa, 02/12/2014 06:30 WIB
BPJS Minta Tambah Pegawai untuk Layani 168 Juta Masyarakat Warga menunjukkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kantor BPJS Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 12 November 2014. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengusulkan penambahan basis pegawai sebanyak 1.500 masuk pada APBN tahun depan. Upaya ini dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada seluruh peserta atau masyarakat Indonesia.

Direktur Utama BPJS Fahmi Idris mendatangi kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta kemarin malam. Fahmi mengutarakan tujuan kedatangannya adalah untuk membahas anggaran BPJS Kesehatan 2015 bersama Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

"Kita membahas anggaran tahun depan. Tapi belum diputuskan karena menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dulu," ujar Fahmi.


Fahmi menjelaskan, pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk meminta anggaran ke pemerintah, oleh sebab itu ia menyerahkan sepenuhnya terhadap Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro.

Target Baru

Namun dia memastikan BPJS Kesehatan akan memperbesar target peserta dari saat ini 131,4 juta peserta menjadi 168 juta peserta pada tahun depan. "Sementara di akhir tahun ini diharapkan jumlah peserta BPJS Kesehatan mencapai 133 juta," terang Fahmi.

Dengan target tersebut, Fahmi bilang, beban perusahaan akan semakin bertambah sehingga membutuhkan pegawai untuk memberikan pelayanan maksimal.

"Konsekuensinya kita akan menambah 1.500 karyawan tahun depan. Otomatis juga biaya operasional bertambah, makanya tadi dibahas anggaran 2015," kata dia.